BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah hulu Waduk PLTA Koto Panjang menyebabkan elevasi permukaan air waduk mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir.
Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, menjelaskan bahwa berdasarkan pemantauan terakhir, elevasi waduk saat ini berada pada level 77,98 meter di atas permukaan laut (MDPL).
Pada kondisi tersebut, debit air keluar (outflow) melalui turbin tercatat sebesar 171,71 meter kubik per detik (m³/s), sementara debit air masuk (inflow) ke waduk juga berada pada angka yang sama, yakni 171,71 m³/s.
’’Sebelumnya, pada hari yang sama pukul 07.00 WIB, elevasi waduk tercatat di angka 77,96 MDPL. Saat itu, outflow turbin mencapai 323,73 m³/s, sedangkan inflow waduk sebesar 506,48 m³/s,’’ jelas Dhani Irwansyah, Jumat (26/12/2025).
Adapun pada Kamis (25/12/2025) pukul 13.00 WIB, elevasi Waduk PLTA Koto Panjang berada di posisi 77,86 MDPL, dengan outflow turbin sebesar 184,93 m³/s dan inflow waduk mencapai 550,43 m³/s.
Kemudian, pada Kamis (25/12/2025) pukul 19.00 WIB, elevasi waduk kembali mengalami kenaikan menjadi 77,91 MDPL. Pada jam tersebut, outflow turbin tercatat sebesar 333,04 m³/s, sementara inflow waduk juga berada di angka 333,04 m³/s.
Pihak pengelola PLTA Koto Panjang terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi elevasi waduk serta debit air masuk dan keluar, guna menjaga operasional pembangkit tetap aman dan mengantisipasi dampak terhadap wilayah hilir apabila intensitas hujan tinggi terus berlanjut. (kom)
Editor : M. Erizal