KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melaporkan kondisi bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Kampar dalam keadaan nihil hingga Rabu (18/2/2026) pukul 16.30 WIB.
Berdasarkan informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca di Kabupaten Kampar diperkirakan berawan dengan suhu berkisar antara 30–31 derajat Celsius, kelembapan 66 persen, serta kecepatan angin 8 km/jam dari arah utara. Jarak pandang tercatat sejauh 9 kilometer.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sebagian wilayah, khususnya Kampar Kiri Hulu. Sementara itu, titik hotspot dilaporkan nihil.
Pada sektor kualitas udara, data AQMS/ISPU Kabupaten Kampar menunjukkan nilai ISPU 98 dengan kategori sedang, dengan parameter kritis PM2,5. Kondisi ini masih dalam batas yang perlu diwaspadai, terutama bagi kelompok rentan.
Selain itu, BPBD juga menyampaikan pembaruan kondisi PLTA Koto Panjang. Pada pukul 07.00 WIB, frekuensi tercatat 50,16 Hz, elevasi waduk 77,71 mdpl, dengan outflow dan inflow masing-masing sebesar 218,48 meter kubik per detik, menunjukkan kondisi aliran air yang relatif stabil.
Dalam kegiatan lapangan, Kepala Pelaksana BPBD Kampar Azwan bersama jajaran serta Satuan Tugas TRC turut mendampingi Bupati Kampar dan unsur Forkopimda melakukan peninjauan menyusuri aliran Sungai Kampar di lokasi pelaksanaan tradisi Balimau Kasai 2026.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari pemantauan kondisi sungai dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar Azwan menyampaikan bahwa pemantauan cuaca dan kualitas udara akan terus dilakukan secara intensif. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di wilayah rawan, serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah.(kom)
Editor : M. Erizal