BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjelang musim kemarau, Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang memimpin apel gelar kesiapsiagaan sekaligus pengecekan 27 unit peralatan di Mapolres Kampar, Rabu (15/4/2026).
Apel ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan personel dan kelengkapan peralatan menghadapi potensi Karhutla menjelang musim kemarau. Kegiatan diikuti PJU Polres Kampar, para Kapolsek jajaran, perwakilan Bhabinkamtibmas, personel Polres, serta unsur Dinas Pemadam Kebakaran dan BPBD Kabupaten Kampar.
Usai apel, Kapolres melakukan pengecekan langsung terhadap seluruh peralatan Karhutla milik Polres dan Polsek jajaran. Kapolres menyampaikan bahwa kesiapsiagaan menghadapi Karhutla merupakan langkah penting, terutama memasuki musim kemarau yang rawan kebakaran hutan dan lahan.
Baca Juga: Sita 13,6 Ton Solar di Kuala Kampar, Tim Polres Pelalawan Tangkap Penimbun BBM Subsidi
"Melalui apel gelar peralatan ini, kita memastikan seluruh sarana dan prasarana dalam kondisi prima dan siap digunakan kapan saja apabila terjadi kebakaran," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan sinergi lintas instansi, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat. "Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan Damkar, BPBD, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci dalam meminimalkan dampak Karhutla," tambahnya.
Berdasarkan hasil pengecekan, seluruh peralatan penanggulangan Karhutla milik Polres Kampar dan 13 Polsek jajaran berada dalam kondisi baik dan siap operasional. Total peralatan yang tersedia meliputi 11 unit mini striker, 13 unit mesin Robin, 22 selang hisap, 50 selang semprot, 1 unit keep solo, serta 27 nozel.
Baca Juga: Rakorda Karhutla di Rohil, Diingatkan Puncak Kemarau dan Suhu Panas
Peralatan tersebut tersebar di Polres Kampar dan Polsek jajaran sesuai kebutuhan wilayah masing-masing. Sementara itu, Polsek Kampar belum memiliki peralatan khusus penanggulangan Karhutla, namun tetap siap bersinergi dengan instansi terkait dalam penanganan kebakaran di wilayah hukumnya.
Kapolres menegaskan bahwa kesiapan peralatan harus diimbangi dengan kesiapan personel melalui pelatihan rutin dan peningkatan koordinasi lintas sektor. "Kami akan terus melakukan pemantauan, pelatihan, serta sosialisasi kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran bersama dalam mencegah terjadinya Karhutla," tutupnya.
Editor : Rinaldi