KAMPAR (RIAUPOS.CO) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kampar melaporkan bahwa hingga Kamis (23/4/2026) sore, tidak terdapat kejadian bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Kampar.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan, berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di wilayah Kampar diperkirakan berawan dengan potensi intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di beberapa kecamatan, khususnya Kampar Kiri Hulu, XIII Koto Kampar, dan Koto Kampar Hulu.
"Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 29–31°C, dengan kelembapan udara sekitar 66 persen, kecepatan angin 3 km/jam dari arah selatan, serta jarak pandang mencapai 9 kilometer," jelas Adi Candra.
Baca Juga: Advokat Abdul Wahid Sorot BAP Saksi Seragam
Selain itu, BPBD juga mencatat tidak terdapat titik hotspot di wilayah Kabupaten Kampar.
Sementara itu, berdasarkan data kualitas udara dari sistem AQMS/ISPU, nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kabupaten Kampar berada pada angka 93 (kategori sedang) dengan parameter dominan PM2,5.
Untuk kondisi bendungan, pembaruan data dari PLTA Koto Panjang menunjukkan elevasi waduk berada pada 81,67 mdpl, dengan inflow dan outflow turbin masing-masing sebesar 321,9 m³/detik pada pukul 13.00 WIB.
Adi Candra menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi wilayah sebagai langkah antisipasi potensi bencana hidrometeorologi.
"Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan hujan lebat yang dapat terjadi di beberapa wilayah, terutama daerah rawan terdampak cuaca ekstrem," jelas Adi Candra.
Adi Candra menegaskan bahwa pemantauan situasi akan terus dilakukan secara berkala demi memastikan kondisi daerah tetap aman dan terkendali. (Kom)
Editor : M. Erizal