BANGKINANG (RIAUPOS.CO) - Untuk mengantisipasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite menjelang akhir bulan, SPBU 14.284.622 Bangkinang Kota menambah pasokan hingga 16 ton.
Manajer SPBU 14.284.622 Bangkinang Kota Yopi Arya menjelaskan, bahwa pihaknya telah mengajukan penambahan kuota kepada Pertamina guna mengurangi antrean panjang yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
”Kami sudah meminta penambahan pasokan untuk akhir bulan ini agar tidak terjadi antrean seperti sekarang,” ujar Yopi.
Baca Juga: Antisipasi Kelangkaan BBM, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan Pertalite Jadi 16 Ton
Ia menyebutkan, pada hari sebelumnya SPBU hanya menerima 8 ton Pertalite dan langsung habis sebelum malam hari. Sementara pada Rabu (29/4), pasokan ditingkatkan menjadi 16 kiloliter (Kl) atau sekitar 16 ton.
”Baru setengah jam selesai bongkar, tapi antrean sudah membludak sampai ke jalan,” jelasnya.
Untuk mengatasi kepadatan, pihak SPBU bekerja sama dengan aparat kepolisian setempat guna mengatur arus antrean agar tetap tertib dan tidak menimbulkan kemacetan maupun konflik antar pengendara.
”Kami upayakan satu jalur antrean dan menempatkan petugas untuk mengatur. Namun, terkadang masih ada masyarakat yang menyerobot antrean,” tambahnya.
Terkait pasokan untuk tanggal 30 April, Yopi mengaku belum mendapatkan informasi pasti. Namun, ia memperkirakan distribusi akan kembali normal pada awal bulan mendatang.
Baca Juga: Kelangkaan Pertalite di SPBU Bangkinang Akibat Kuota Bulanan Habis
”Kalau sesuai kuota bulanan, kemungkinan tanggal 1 pasokan bisa ditambah lagi untuk normalisasi,” ujarnya.
Pihak SPBU juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tertib saat mengantre.
”Kami harap masyarakat tidak berebut, tidak menyerobot, dan tetap menjaga ketertiban agar tidak terjadi gesekan atau konflik,” tutupnya.(kom)
Editor : Arif Oktafian