Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Stok Terbatas, Antrean BBM di SPBU Bangkinang Padati Jalan

Kamaruddin • Jumat, 1 Mei 2026 | 18:49 WIB
Antrean panjang kendaraan untuk pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite kembali terjadi di SPBU 14.284.622 Bangkinang Kota pada Jumat (1/5/2026). (Kamaruddin/Riaupos.co)
Antrean panjang kendaraan untuk pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite kembali terjadi di SPBU 14.284.622 Bangkinang Kota pada Jumat (1/5/2026). (Kamaruddin/Riaupos.co)

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Antrean panjang kendaraan untuk pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite kembali terjadi di SPBU 14.284.622 Bangkinang Kota pada Jumat (1/5/2026).

 Antrean tersebut terlihat mengular hingga ke badan jalan, menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di sekitar lokasi dan mengganggu aktivitas pengguna jalan lainnya.

Sejak pagi hari, puluhan hingga ratusan kendaraan roda dua dan roda empat sudah memadati area SPBU. Para pengendara tampak rela menunggu dalam waktu lama demi mendapatkan BBM bersubsidi tersebut. 

Baca Juga: Total Hadiah Rp325 Juta,  Inspiring Asia Micro Film Festival 2026, Pemberdayaan Komunitas Lewat Kompetisi Film Pendek

Situasi ini bukan kali pertama terjadi dalam beberapa waktu terakhir, sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat terkait ketersediaan Pertalite.

Manager SPBU 14.284.622 Bangkinang Kota, Yopi Arya, menjelaskan bahwa pihaknya telah berupaya mengatasi kelangkaan dengan menambah pasokan. 

Ia menyebutkan bahwa pada pagi hari telah dilakukan pembongkaran BBM jenis Pertalite sebanyak 16 ribu kiloliter (KL).

Baca Juga: Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Klinik Unri, Proses di Satgas PPKPT Masih Terus Berjalan 

“Tadi pagi kami sudah melakukan pembongkaran Pertalite sebanyak 16 ribu KL. Namun, dengan tingginya permintaan, diperkirakan stok untuk kendaraan roda empat akan habis pada malam hari,” ujar Yopi Arya.

Ia menambahkan bahwa stok untuk kendaraan roda dua kemungkinan masih dapat bertahan hingga keesokan harinya, meskipun tetap bergantung pada tingkat konsumsi di lapangan. Pihak SPBU juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan pasokan dapat kembali normal.

“Kami berharap para pengendara bisa bersabar dan tetap tertib mengikuti antrean. Kami juga berupaya memberikan pelayanan semaksimal mungkin agar proses pengisian berjalan cepat,” tambahnya.

Baca Juga: 2.652 Jemaah Riau Sudah di Madinah, 443 dalam Perjalanan, 13 Tunda di Batam

Di sisi lain, kondisi antrean panjang ini dikeluhkan oleh masyarakat. Salah seorang warga bernama Bela mengaku harus mengantre hingga satu setengah jam hanya untuk mendapatkan BBM.

“Saya sudah antre hampir satu setengah jam, belum juga sampai ke pompa. Tapi mau tidak mau harus tetap menunggu karena kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Beberapa pengendara lain juga mengaku khawatir jika kondisi ini terus berlanjut, karena dapat mengganggu aktivitas pekerjaan dan mobilitas mereka. Selain itu, antrean yang meluber hingga ke jalan dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan serta meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga: PSPS Pekanbaru Tantang Bekasi City di Laga Pamungkas Musim, Waspadai Ketajaman Ezechiel N'Douassel

Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kelangkaan Pertalite di wilayah Bangkinang. Stabilitas pasokan BBM dinilai sangat penting untuk mendukung aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari warga. (kom)

Editor : M. Erizal
#antrean bbm spbu #antrean SPBU mengular #kampar