BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Wakil Bupati Kampar Misharti yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kampar, memimpin Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba di Mapolres Kampar, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama Pemerintah Kabupaten Kampar, aparat penegak hukum, serta seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Kampar.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kapolres Kampar AKBP Bobby Putra Ramadhan Sebayang beserta jajaran, anggota DPRD Eko Sutrisno, Kadis Sosial Agustar, Plt Kadis Kesehatan dr Himawan, Plt Kasatpol PP Yorin, unsur BNK Kampar, Forum Anak Kampar, serta para camat se-Kabupaten Kampar.
Baca Juga: Destinasi Wisata Tanjung Belit Kampar Raih Nominasi API Awards 2026
Apel kesiapan diawali dengan pemasangan rompi Satgas Anti Narkoba oleh Wakil Bupati Kampar sebagai simbol kesiapan dan sinergitas seluruh pihak dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Negeri Serambi Makkah Provinsi Riau.
Dalam arahannya, Misharti menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Polres Kampar, BNN, TNI, OPD terkait, pemerintah kecamatan dan desa, serta seluruh pihak yang selama ini berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di Kabupaten Kampar.
"Apel ini merupakan bukti nyata komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi, mempererat sinergitas, serta menyatukan langkah dalam memerangi narkoba," ujarnya.
Baca Juga: Tingkatkan PAD, Plt Gubri Minta Sektor Usaha Dukung Investasi di Riau
Ia juga mengajak seluruh anggota Satgas Anti Narkoba untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkuat deteksi dini, dan melakukan edukasi secara masif kepada masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi aktif hingga tingkat desa dan sekolah sangat penting untuk menekan angka penyalahgunaan narkotika. "Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen mendukung berbagai program pencegahan dan pemberantasan narkoba melalui penguatan sosialisasi, pembinaan masyarakat, serta sinergi bersama seluruh stakeholder terkait," tambahnya.
Misharti optimistis, dengan semangat kebersamaan, sinergitas dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Kampar dapat berjalan lebih optimal.