KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melaporkan kondisi bencana hidrometeorologi di wilayah Kampar hingga Jumat (29/5/2026) sore masih aman dan terkendali.
Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita mengatakan, berdasarkan laporan harian BPBD, tidak ditemukan kejadian bencana maupun titik panas (hotspot) di Kabupaten Kampar.
Baca Juga: Pengendara Sepeda Motor Tewas Usai Bertabrakan dengan Truk di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru
“Namun masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem,” ujar Adi Candra.
Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, kondisi cuaca di Kabupaten Kampar diperkirakan cerah berawan dengan suhu udara berkisar antara 27 hingga 29 derajat Celsius dan kelembapan udara mencapai 83 persen.
Sementara itu, kecepatan angin tercatat sekitar 4 kilometer per jam dengan arah angin dari selatan dan jarak pandang mencapai 8 kilometer.
Baca Juga: Pansel Terima Enam Berkas Pelamar Calon Direktur PT SPRH Rohil
BPBD juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar.
Di sisi lain, kualitas udara di Kabupaten Kampar berdasarkan data AQMS/ISPU berada pada kategori sedang dengan nilai ISPU sebesar 95 dan parameter dominan PM2,5.
Untuk sektor energi dan sumber daya air, elevasi Waduk PLTA Koto Panjang pada pukul 13.00 WIB tercatat berada di angka 81,43 mdpl. Outflow turbin mencapai 212,16 meter kubik per detik, sedangkan inflow waduk sebesar 95,41 meter kubik per detik. (kom)
Editor : M. Erizal