Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Delapan Unit Kios Ludes Terbakar, Korban: Api Berasal dari Tempat Sarapan Pagi, Saya Hanya Sempat Selamatkan Motor

M Ali Nurman • Sabtu, 6 Juni 2026 | 16:50 WIB
Delapan unit bangunan ruko semipermanen di wilayah Rimbo Panjang, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. (Istimewa
Delapan unit bangunan ruko semipermanen di wilayah Rimbo Panjang, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. (Istimewa)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kebakaran hebat melanda delapan unit kios semipermanen di kawasan Simpang Panam arah UIN Suska Riau, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Tepatnya di  RT/RW 001/006 Jalan HR Soebrantas, Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru. 

Api yang diduga berasal dari salah satu tempat usaha sarapan pagi dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan yang berada dalam satu deretan. Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Salah seorang korban, Alfaro, pemilik bengkel sepeda motor yang berada di lokasi kejadian, mengatakan api pertama kali terlihat dari bangunan paling kiri yang digunakan sebagai tempat usaha sarapan pagi.

 Baca Juga: Lima Tewas dalam Kecelakaan Minibus dan Dump Truk di Tol Pekanbaru-Dumai

"Saya lihat api berasal dari tempat sarapan pagi. Kejadiannya sekitar pukul 10.00 WIB," ujarnya.

Saat mengetahui kebakaran, Alfaro berupaya menyelamatkan barang-barang miliknya. Namun kobaran api yang semakin membesar membuat dirinya hanya sempat mengeluarkan sepeda motor dari dalam bengkel.

"Pertama, keluarkan motor dulu. Setelah itu mau selamatkan barang yang lain sudah tidak sempat lagi," katanya.

Ketua RT setempat, Masril, menjelaskan berdasarkan informasi yang diterimanya, kebakaran diduga dipicu oleh ledakan kompor gas dari salah satu tempat usaha.

 Baca Juga: Nanik Sudaryati Deyang Kaji Ulang Sasaran MBG, Sekolah Mampu Bisa Tak Lagi Jadi Prioritas 

Ia menyebutkan terdapat delapan unit bangunan yang terdampak kebakaran. Dari jumlah tersebut, tujuh unit dalam keadaan beroperasi dan satu unit lainnya kosong.

"Informasi awal yang kami terima berasal dari kompor gas yang meledak. Total ada delapan unit bangunan, tujuh berisi usaha dan satu unit kosong," jelasnya.

Menurut Masril, cepatnya api merambat dipengaruhi kondisi bangunan yang sebagian besar berbahan semi permanen. Selain itu, cuaca panas dan angin yang cukup kencang turut mempercepat penyebaran api ke bangunan lain.

"Sebentar aja. Karena bahan bangunannya semi permanen, ditambah cuaca panas dan angin kencang, jadi cepat merambat apinya," ungkapnya.

Masril mengatakan seluruh barang yang berada di dalam bangunan terdampak tidak sempat diselamatkan dan hangus terbakar.

 Baca Juga: SPMB Riau 2026 Dibuka, Disdik Siapkan Posko dan Layanan Pengaduan

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun korban materi cukup banyak," katanya.

Adapun bangunan yang terbakar terdiri dari berbagai jenis usaha, di antaranya tempat sarapan pagi, bengkel sepeda motor, rumah makan ampera, bengkel dinamo, dan optik.

Untuk memadamkan api, sejumlah armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Masril mengaku tidak mengetahui pasti jumlah armada yang diturunkan karena situasi saat kejadian berlangsung cukup panik. Namun proses pemadaman melibatkan petugas dari Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru setelah dirinya menghubungi layanan darurat 112.

Sementara itu, warga sekitar bernama Evi mengatakan kobaran api menyebar sangat cepat. Bahkan dalam waktu sekitar 15 menit, seluruh deretan ruko sudah dilalap api.

"Sekitar 15 menit aja apinya sudah membesar dan merembet ke semua ruko itu," tuturnya.(ali)

Editor : Edwar Yaman
#rimbo panjang #kebakaran