BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melaporkan bahwa hingga Sabtu (13/6) sore, tidak terdapat kejadian bencana hidrometeorologi di wilayahnya.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan, berdasarkan informasi dari BMKG, kondisi cuaca di Kabupaten Kampar diperkirakan berawan dengan suhu berkisar antara 29–31 derajat Celsius. Kelembapan udara 62 persen, serta kecepatan angin mencapai 6,5 kilometer per jam dari arah timur. Sementara jarak pandang tercatat mencapai 10 kilometer.
"Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang di sejumlah wilayah, terutama Kecamatan XIII Koto Kampar, Kampar Kiri Hulu, Kampar Kiri, dan Koto Kampar Hulu," jelas Adi Candra.
Baca Juga: Diguyur Hujan, Karhutla di Kecamatan Rupat Padam
BPBD juga melaporkan tidak ditemukan titik panas (hotspot) di wilayah Kabupaten Kampar pada periode pelaporan tersebut. Selain itu, kualitas udara berdasarkan data AQMS/ISPU menunjukkan nilai ISPU sebesar 96 dengan kategori sedang, di mana parameter kritis yang terpantau adalah PM2,5.
Sementara itu, kondisi Waduk PLTA Koto Panjang pada pukul 13.00 WIB tercatat memiliki elevasi air 80,70 meter di atas permukaan laut (mdpl). Debit air masuk (inflow) dan keluar melalui turbin (outflow) masing-masing berada pada angka 215,7 meter kubik per detik.
Adi Candra menyampaikan laporan harian ini sebagai bagian dari pemantauan kondisi kebencanaan dan cuaca di wilayah Kabupaten Kampar. Masyarakat diharapkan terus mengikuti informasi resmi dari BPBD dan BMKG untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Editor : Rinaldi