Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hadiri RDP DPRD, Bapenda Kampar Optimistis Target PAD Tahun 2026 Tercapai

Kamaruddin • Selasa, 16 Juni 2026 | 19:16 WIB
Komisi III DPRD Kabupaten Kampar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Bapenda untuk mengevaluasi realisasi PAD 2026 di ruang rapat Komisi III DPRD Kampar, Senin (15/6/2026). (Kamaruddin/Riaupos co)
Komisi III DPRD Kabupaten Kampar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Bapenda untuk mengevaluasi realisasi PAD 2026 di ruang rapat Komisi III DPRD Kampar, Senin (15/6/2026). (Kamaruddin/Riaupos co)

 

BANGKINANG  (RIAUPOS.CO) – Komisi III DPRD Kabupaten Kampar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengevaluasi realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026.

Dalam rapat yang berlangsung di Gedung DPRD Kampar, Bangkinang Kota, Senin (15/6/2026), terungkap bahwa capaian PAD Kabupaten Kampar hingga saat ini baru mencapai sekitar 31 persen dari target yang ditetapkan.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kampar H Zamhur, mengatakan rapat tersebut bertujuan memaparkan perkembangan realisasi PAD sekaligus menjelaskan potensi pendapatan dan kesiapan masing-masing OPD dalam mencapai target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

 Baca Juga: Kisah Pedagang Cendol Qutub, Raup Omzet Rp20 Juta selama Sepekan di Milad Inhil

"Agenda rapat ini untuk menjelaskan kepada Komisi III terkait potensi dan kesiapan daerah agar target PAD yang telah ditetapkan dapat terealisasi sesuai harapan," ujarnya.

Menanggapi sorotan terhadap masih rendahnya realisasi PAD pada sejumlah OPD, termasuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Zamhur menegaskan bahwa capaian saat ini belum dapat dijadikan indikator keberhasilan maupun kegagalan kinerja OPD.

Menurutnya, realisasi PAD harus dilihat secara kumulatif hingga akhir tahun anggaran dan turut dipengaruhi oleh kondisi pertumbuhan ekonomi daerah.

 Baca Juga: Kloter BTH 12 Jadi Penutup Gelombang Pertama Pemulangan

"Belum bisa dipastikan OPD tersebut tidak berhasil karena perhitungannya masih akumulatif. Data yang dipaparkan baru sampai 31 Mei 2026, sehingga belum bisa dijadikan tolok ukur akhir," katanya.

Zamhur mencontohkan, realisasi PAD yang dikelola Bapenda Kampar saat ini juga belum menunjukkan angka yang tinggi. Namun, pihaknya optimistis penerimaan daerah akan mengalami peningkatan signifikan pada semester kedua tahun berjalan.

"Per 1 Juli nanti kami optimistis realisasi PAD akan meningkat dan melampaui capaian saat ini. Biasanya pendapatan daerah bertambah secara bertahap pada setiap triwulan," jelasnya.

Ia menerangkan, pola realisasi PAD umumnya bersifat progresif. Pada triwulan pertama capaian berkisar 15 persen, meningkat menjadi sekitar 40 persen pada triwulan kedua, kemudian mencapai 75 persen pada triwulan ketiga, hingga mendekati 100 persen pada akhir tahun anggaran.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kampar, M Rizal Rambe, mengatakan berdasarkan pemaparan yang disampaikan OPD dalam rapat tersebut, realisasi PAD Kabupaten Kampar secara keseluruhan saat ini berada di kisaran 31 persen.

"Dari pemaparan tadi, seluruh OPD optimistis target PAD dapat tercapai. Bahkan pada Juli 2026 diharapkan terjadi peningkatan yang signifikan," ujarnya.

 Baca Juga: Polres Siak Hentikan Penyidikan Guru IP dalam Kasus Kematian Pelajar SMP Sains Takhfiz Islamic Centre

Meski demikian, Rizal mengingatkan seluruh OPD agar tidak hanya mengandalkan optimisme, tetapi juga terus meningkatkan kinerja dalam menggali potensi pendapatan daerah dan mempercepat realisasi PAD.

"Kami mengimbau seluruh OPD untuk terus bekerja maksimal mengejar target PAD sehingga pendapatan daerah tahun ini dapat tercapai sesuai yang telah ditetapkan," tegasnya.(kom)

 

Editor : Edwar Yaman
#Target PAD #bapenda kampar #RDP DPRD