BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melaporkan hingga Selasa (14/7/2026) sore, belum terdapat kejadian bencana hidrometeorologi di wilayahnya.
Meski demikian, BPBD Kampar mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya peringatan dini dari BMKG yang menyebutkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Ir Azwan melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Adi Candra Lukita mengatakan, kondisi di lapangan hingga saat ini masih aman dan terkendali. Berdasarkan pemantauan BPBD, belum ada laporan kejadian bencana yang masuk.
"Alhamdulillah, hingga update pukul 16.00 WIB hari ini belum terdapat kejadian bencana di Kabupaten Kampar. Namun kami tetap mengimbau masyarakat agar tidak lengah dan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem sesuai informasi dari BMKG," ujar Adi Candra Lukita.
Ia menambahkan, BPBD Kampar terus melakukan pemantauan perkembangan cuaca, kondisi wilayah, serta kesiapsiagaan personel untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi.
Selain itu, masyarakat juga diimbau segera melaporkan kepada BPBD apabila menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana, seperti pohon tumbang, banjir, longsor maupun kejadian lainnya, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
Berdasarkan laporan BPBD Kampar, kondisi cuaca pada Selasa sore diprakirakan cerah berawan dengan suhu berkisar 31–32 derajat Celsius. Sementara kualitas udara berada pada kategori sedang dengan nilai ISPU 96 dan parameter kritis PM2,5. Di sisi lain, pemantauan elevasi dan debit PLTA Koto Panjang juga terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana di wilayah Kabupaten Kampar.
Editor : Rinaldi