KAMPAR (RIAUPOS.CO) - Upaya meningkatkan kemandirian masyarakat, khususnya remaja, dalam menjaga kesehatan terus dilakukan melalui program pemberdayaan berbasis teknologi digital. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) Pemberdayaan Masyarakat Siaga Mandiri Remaja Terintegrasi (SMART) berbasis digital yang dilaksanakan pada (12/8) di Desa Pulau Birandang, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar.
Program ini menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi untuk mendukung kegiatan kesehatan di tingkat desa.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tim dosen pembimbing IKes Payung Negeri Pekanbaru Dr Deswinda SKep Ns MKes Ns, Gita Adelia MKep dan Iyang Maisi Fitriani MKom bersama anggota tim mahasiswa. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program karena melibatkan unsur akademisi, mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat secara langsung dalam proses pemberdayaan.
Baca Juga: Korban Diduga Keracunan MBG di Kampar Capai 141 Orang
Program SMART dirancang sebagai model pemberdayaan yang mengintegrasikan peran remaja, masyarakat, pemerintah desa, dan kelompok kerja kesehatan (Pokjakes). Model ini diarahkan untuk membangun masyarakat yang lebih siaga dan mandiri dalam menghadapi berbagai persoalan kesehatan melalui pendekatan partisipatif. Kegiatan diawali dengan diskusi dan sharing session bersama pemdes dan masyarakat untuk menggali permasalahan kesehatan dan mengidentifikasi potensi SDA yang dapat dikembangkan.
Baca Juga: Puluhan Anak Diduga Keracunan MBG, Wabup Kampar Minta Pengawasan SPPG Diperketat
Kepala Desa Pulau Birandang, Tomas Ronaldo, menyambut baik pelaksanaan program tersebut dan menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberlanjutan kegiatan.(c)
Editor : Arif Oktafian