SIAK HULU (RIAUPOS.CO) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Lancang Kuning (UNILAK) melaksanakan program peningkatan manajemen produksi dan promosi pada UMKM Rendang RK di Kecamatan Siak Hulu. Kegiatan bertajuk “PKM Peningkatan Manajemen Produksi dan Promosi UMKM Randang RK melalui Teknologi Tepat Guna dan Digitalisasi Usaha Rendang di Siak Hulu” tersebut berlangsung sejak 16 Juli hingga 18 Agustus 2026.
Program ini menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan sekaligus meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya melalui penerapan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.
Tim PKM UNILAK diketuai Dr. Eddissyah Putra Pane, dengan anggota Walhidayat, M.Kom, Fitri Juliani, S.Kom, MM, serta tiga mahasiswa, yakni Amal Dhula, Muhammad Fitrah dan Firman Hidayat.
Dr. Eddissyah Putra Pane mengatakan, kegiatan PKM tersebut difokuskan pada peningkatan manajemen produksi, penerapan teknologi tepat guna, peningkatan kualitas produk serta penguatan strategi promosi melalui digitalisasi usaha.
“Program ini kami rancang berdasarkan kondisi dan kebutuhan UMKM Rendang RK. Karena itu, penerapan teknologi dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan ritme produksi mitra, sehingga proses adaptasi dapat berjalan dengan baik tanpa mengganggu aktivitas usaha yang selama ini sudah berjalan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, teknologi tepat guna yang diterapkan diarahkan untuk membantu meningkatkan mutu produk, memperpanjang daya simpan serta mendukung aspek keamanan pangan produk rendang.
Salah satu perhatian utama dalam program tersebut adalah peningkatan kualitas pengemasan. UMKM Rendang RK didorong menggunakan kemasan vakum yang dinilai lebih sesuai untuk menjaga kualitas produk selama proses penyimpanan maupun distribusi.
Selain kemasan, kualitas label produk juga ditingkatkan. Pembenahan tersebut dilakukan agar informasi mengenai produk dapat disampaikan secara lebih jelas, lengkap dan menarik kepada konsumen.
Menurut Eddissyah, peningkatan kualitas produk perlu berjalan beriringan dengan penguatan strategi pemasaran. Sebab, produk yang semakin baik harus didukung dengan cara promosi yang mampu menjangkau konsumen lebih luas.
“Tidak cukup hanya meningkatkan kualitas produksi. Kami juga ingin mitra memiliki kemampuan pemasaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Karena itu, aspek promosi menjadi bagian penting dalam program ini,” katanya.
Dalam bidang pemasaran, Tim PKM UNILAK membantu pembuatan dan implementasi landing page UMKM Rendang RK sebagai sarana promosi digital yang terintegrasi.
Landing page tersebut dirancang menjadi kanal resmi yang memuat berbagai informasi mengenai produk, foto produk, kemasan serta informasi lainnya yang dibutuhkan calon konsumen. Produk rendang dengan kemasan vakum dan label yang telah ditingkatkan kualitasnya juga ditampilkan melalui kanal digital tersebut.
Selanjutnya, landing page diintegrasikan dengan media sosial UMKM Rendang RK dan digunakan sebagai rujukan utama dalam kegiatan promosi digital.
Strategi tersebut diharapkan dapat memudahkan calon konsumen memperoleh informasi mengenai produk sekaligus menciptakan satu kanal resmi bagi mitra untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya secara lebih luas.
Ketua kelompok UMKM Rendang RK mengapresiasi pendampingan yang diberikan Tim PKM UNILAK. Menurutnya, program tersebut memberikan pengetahuan dan pengalaman baru bagi kelompok, terutama dalam meningkatkan kualitas produksi dan memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran.
“Pendampingan ini sangat membantu kami. Kami mendapatkan pemahaman baru tentang bagaimana menjaga kualitas rendang melalui kemasan yang lebih baik sekaligus memanfaatkan media digital untuk memperkenalkan produk kepada konsumen,” ujarnya.
Ia berharap penerapan teknologi dan digitalisasi yang dilakukan bersama Tim PKM UNILAK dapat terus dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha Rendang RK.
“Kami berharap apa yang sudah diberikan melalui kegiatan ini bisa terus kami terapkan dan dikembangkan, sehingga produk Rendang RK semakin dikenal, jangkauan pemasaran semakin luas dan usaha kami bisa berkembang lebih baik,” katanya.
Melalui program tersebut, Tim PKM UNILAK berharap UMKM Rendang RK tidak hanya mampu meningkatkan kualitas proses produksi, tetapi juga memiliki kemampuan pemasaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Integrasi antara teknologi tepat guna, pengemasan, manajemen produksi, landing page dan media sosial diharapkan mampu memperkuat posisi UMKM Rendang RK dalam menghadapi persaingan pasar.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata peran perguruan tinggi dalam mendampingi UMKM agar mampu berkembang secara berkelanjutan. Peningkatan kapasitas produksi dan digitalisasi pemasaran diharapkan dapat memperluas jangkauan konsumen, meningkatkan daya saing produk serta membuka peluang pertumbuhan usaha yang lebih besar di masa mendatang.
Tim PKM UNILAK berkomitmen untuk terus mendorong pemanfaatan teknologi yang tepat, sederhana dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat memberikan manfaat nyata bagi mitra dan lingkungan sekitarnya.
Editor : Arif Oktafian