BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar mendirikan posko kesehatan di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Perwira, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Zulhendra Dasat, mengatakan posko kesehatan tersebut disiapkan untuk mengantisipasi dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah perbatasan Kampar-Pekanbaru.
"Kami mengimbau warga, khususnya di perbatasan Kampar-Pekanbaru di Desa Rimbo Panjang, untuk waspada terhadap dampak karhutla," ujar Zulhendra.
Baca Juga: Kualitas Udara Kuansing Tidak Sehat, Sekolah Belum Diliburkan
Ia juga mengingatkan masyarakat yang terdampak kabut asap untuk menggunakan masker saat beraktivitas. Selain itu, warga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah selama kondisi udara masih terdampak asap.
Menurut Zulhendra, hingga saat ini belum ditemukan warga yang terserang infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat kabut asap dari karhutla tersebut. "Untuk yang terserang penyakit ISPA sejauh ini belum ada," ungkapnya.
Dinas Kesehatan Kampar terus memantau kondisi kesehatan masyarakat di sekitar lokasi karhutla dan mengimbau warga segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan, terutama gangguan pernapasan.
Editor : Rinaldi