PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, melihat langsung upaya penanganan Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau, Senin (24/8/2026).
Dalam kunjungannya ke Provinsi Riau, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasihnya atas respon dan cepat tanggap seluruh tim pengendalian Karhutla di Provinsi Riau, yang telah bekerja keras dalam memadamkan api di Riau.
Berdasarkan data yang dilaporkan BPBD Damkar Riau, untuk luas terbakar dari Januari-Agustus 2026 berjumlah 16.277,50 Hektare, adapun titik hotspot total dari Januari sampai Agustus sebanyak 10.514 titik, kemudian titik Firespot berjumlah 521 titik. Sementara per 26 Agustus 2026, masih tersisa tujuh titik Karhutla di Riau.
Baca Juga: IKTS dan IKPI Pekanbaru Berhasil Kumpulan 444 Kantong Darah
"Dari Januari sampai Agustus, saya kira cukup bagus. Saya ucapkan terima kasih, yang tujuh titik api ini saya kira segera bisa dipadamkan. Terima kasih penanganan di Riau ini," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh anggota Pangdam, Kapolda, gubernur, BPBD, semua kementerian/lembaga, dan semua institusi dan berbagai pihak yang telah berjibaku memadamkan Karhutla di Riau.
Menurutnya, aksi penanganan Karhutla di Riau cukup membanggakan, karena bisa mengatasi Karhutla 15 ribu hektare lebih dalam beberapa bulan ini.
Baca Juga: Goro Massal Usai Pacu Jalur, Plt Bupati Kuansing Muklisin Sampai Turun Langsung Bersihkan Sampah
"Ini saya yakin yang tersisa ini bisa saudara padamkan, segera kerahkan TNI, Polri, kerahkan kekuatan kita, kalau ada perlu bantuan segera laporkan. Tentu saya percaya kalian bisa menanganinya," ujar dia.
Meskipun saat ini kondisi Karhutla di Riau cukup terkendali, namun Presiden mengingatkan agar tetap waspada untuk kedepannya, jangan sampai lalai dan menyebabkan banyak titik api di Riau.
"Jangan nunggu sampai titik api, tolong masuk ke titik hotspot, segera ambil tindakan dini," perintahnya. (sol)
Editor : M. Erizal