Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hari Ini, Presiden Prabowo Dijadwalkan Tinjau Karhutla di Kampar 

A
Penulis: Afiat Ananda❯
Presiden RI Prabowo Subianto saat meninjau karhutla di Kalimantan. (Istimewa)
Presiden RI Prabowo Subianto saat meninjau karhutla di Kalimantan. (Istimewa)

Advertisement

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau, Senin (24/8/2026). Dalam kunjungan itu, Presiden rencananya meninjau langsung kondisi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kabupaten Kampar.

Rencana kunjungan Presiden Prabowo tersebut dibenarkan Kapendam XIX/Tuanku Tambusai Kolonel M Faizal Rangkuti saat dikonfirmasi. "Iya betul," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).

Faizal mengatakan, agenda Presiden di Riau salah satunya untuk melihat secara langsung kondisi Karhutla di wilayah Kabupaten Kampar. "Bapak Presiden rencananya meninjau Karhutla di Kampar," sebutnya.

Terkait waktu kedatangan Presiden, Faizal menyebut jadwal tersebut masih tentatif. Namun, kunjungan diperkirakan berlangsung pada pagi menjelang siang. "Masih tentatif, antara pukul 10.00 WIB atau pukul 11.00 WIB," imbuhnya.

Kunjungan Presiden tersebut dilakukan di tengah kondisi Karhutla di Riau yang belakangan semakin mengkhawatirkan. Kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah, termasuk Kota Pekanbaru dan kawasan sekitarnya, Senin pagi.

Advertisement

Kondisi udara yang memburuk juga berdampak terhadap jarak pandang masyarakat. Di sejumlah ruas jalan, asap terlihat cukup pekat sehingga kendaraan yang melintas dari arah berlawanan tampak samar.

Pantauan di lapangan sekitar pukul 07.00 WIB, kabut asap sudah terlihat tebal di kawasan Jalan Kubang Raya. Kondisi tersebut semakin pekat saat perjalanan dilanjutkan menuju Jalan HR Soebrantas hingga ke arah Bangkinang, Kabupaten Kampar.

Jarak pandang di beberapa titik terlihat terbatas. Kendaraan yang berada beberapa puluh meter di depan tampak samar tertutup asap. Sejumlah pengendara mobil maupun sepeda motor memilih menyalakan lampu kendaraan untuk membantu meningkatkan jarak pandang.

Selain mengganggu visibilitas, asap juga menimbulkan bau menyengat. Kondisi tersebut membuat aktivitas di luar ruangan terasa kurang nyaman. Mata terasa perih setelah terpapar asap dalam waktu tertentu dan pernapasan juga mulai terasa terganggu.

Bahkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru perhari ini sudah resmi meliburkan aktivitas belajar di sekolah. Hal ini sebagai langkah untuk menjaga kesehatan murid di Kota Pekanbaru karena level udara sudah masuk kategori sangat tidak sehat.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

PD Permabudhi Riau dan FKUB serta PGLII Bagikan 5.000 Masker Ke Pengendara

PD Permabudhi Riau dan FKUB serta PGLII Bagikan 5.000 Masker Ke Pengendara

PD PERMABUDHI Riau bersama PC PERMABUDHI Pekanbaru gandeng FKUB Riau, serta PGLII Riau membagikan 5.000 masker gratis kepada masyarakat

Asap Karhutla Masih Tebal Berdampak Buruk Bagi Kesehatan, Ini 4 Imbauan Kemenkes

Asap Karhutla Masih Tebal Berdampak Buruk Bagi Kesehatan, Ini 4 Imbauan Kemenkes

Asap karhutla tak hanya berdampak pada saluran pernapasan, tetapi juga menyebabkan iritasi mata dan kulit serta memperburuk penyakit kronis

Asap Masih Tebal di Kuansing, PJJ Diperpanjang Lagi

Asap Masih Tebal di Kuansing, PJJ Diperpanjang Lagi

Disdikpora Kabupaten Kuansing kembali memutuskan untuk memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring akibat asap masih tebal

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer