KAMPAR (RIAUPOS.CO) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar bersama Satgas Gabungan terus melakukan penanganan kebakaran lahan di Kecamatan Tambang.
Hingga Jumat (28/8/2026) pukul 18.00 WIB, dua titik kebakaran lahan di wilayah tersebut dilaporkan sudah padam, namun masih mengeluarkan asap.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan, kebakaran pertama terjadi di Jalan Keluarga, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang. Penanganan telah memasuki hari keenam (H6).
Baca Juga: Modus Ancam Pengelola SPBU, 4 Orang Asal Pekanbaru Ngaku Wartawan Nyaris Diamuk Massa di Sijunjung
“Api sudah padam, namun masih berasap. Tim di lapangan terus melakukan penyekatan, pendinginan dan pemblokingan di area lokasi untuk memastikan tidak terjadi penyebaran kembali,” jelas Adi Candra Lukita.
Berdasarkan laporan BPBD Kampar, luas lahan yang terbakar di lokasi tersebut tercatat sekitar 9 hektare hingga hari kelima, dan pada hari keenam tidak terdapat penambahan luas lahan terbakar. Jenis lahan merupakan mineral gambut dengan vegetasi berupa semak belukar.
Penanganan melibatkan personel gabungan, terdiri dari 11 personel BPBD, 30 personel Polri, 50 personel Brimob, lima personel perusahaan, 10 masyarakat dan 15 personel Manggala Agni.
Baca Juga: Milad Ke-21 Tahun, Universitas Abdurrab, Menuju Kampus Berkelas Global
Sementara itu, kebakaran lahan kedua terjadi di Jalan Manunggal, Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang. Memasuki hari ketiga penanganan, kondisi api juga dilaporkan sudah padam namun masih berasap.
“Untuk lokasi di Jalan Manunggal, kondisi api juga sudah padam dan masih berasap. Satgas darat gabungan melakukan penyekatan, pendinginan serta pemblokingan di area lokasi,” katanya.
Di lokasi tersebut, BPBD Kampar menurunkan sembilan personel dengan dukungan sejumlah peralatan pemadaman, termasuk kendaraan operasional, mesin pemadam, selang, nozzle, Y connection dan radio komunikasi.
Baca Juga: Kualitas Udara Masih Memburuk, Disdik Kembali Terapkan Belajar Daring Sabtu 29 Agustus
Adi menambahkan, dalam penanganan kedua lokasi kebakaran tersebut tidak ditemukan kendala berarti. Tim gabungan masih melakukan upaya pendinginan guna memastikan bara api di bawah permukaan lahan gambut benar-benar aman.
Di sisi lain, BPBD Kampar juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan informasi prakiraan cuaca, sebagian wilayah Kampar berpotensi mengalami hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang. Wilayah yang disebutkan antara lain Kampar Kiri Hilir, Tapung Hilir, Tapung Hulu, Perhentian Raja dan Kampar Kiri Tengah.
Sementara itu, data kualitas udara Kabupaten Kampar pada pukul 18.00 WIB menunjukkan nilai ISPU 167 atau kategori Tidak Sehat, dengan parameter kritis PM2,5.
Baca Juga: Akhir Pekan, Bapenda Pekanbaru Tetap Buka Layanan PBB
“Karena kondisi udara masih tidak sehat, kami mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di sekitar lokasi kebakaran, agar tetap berhati-hati dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan,” tutup Adi. (kom)
Editor : M. Erizal