KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar mencatat nihil titik panas (hotspot) hingga Selasa (1/9/2026) sore. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan ancaman bencana hidrometeorologi.
Berdasarkan laporan harian kondisi bencana hidrometeorologi BPBD Kabupaten Kampar yang diperbarui pukul 16.00 WIB, tidak terdapat kejadian bencana maupun hotspot di wilayah Kabupaten Kampar.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita mengatakan, meski titik api nihil, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan menyusul adanya peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Baca Juga: 764 Penerima PKH Meranti Terdeteksi Judi Online, Dinsos Verifikasi Data
''Sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang,'' jelas Adi Candra.
Wilayah yang masuk dalam peringatan dini tersebut meliputi Kecamatan Tambang, Siak Hulu, Kampar Kiri Hilir, Kampar Kiri Hulu, Perhentian Raja, Kampar Timur, Bangkinang Kota, XIII Koto Kampar, Tapung, Tapung Hilir, Rumbio Jaya, Kampar Utara dan Kampar Kiri Tengah.
“BPBD Kampar mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, khususnya di wilayah yang masuk dalam peringatan dini,” jelas Adi Candra.
Baca Juga: Gandeng BAZNAS, Wako Agung Nugroho Bangunkan Rumah untuk Korban Kebakaran di Marpoyan Damai
Secara umum, kondisi cuaca Kampar diprakirakan cerah dengan suhu 30–31 derajat Celsius. Kelembapan tercatat 64 persen, kecepatan angin 8 kilometer per jam dari arah timur dan jarak pandang sekitar 9 kilometer.
Di sisi lain, data kualitas udara AQMS/ISPU Kabupaten Kampar menunjukkan nilai ISPU 238 dengan kategori sangat tidak sehat. Parameter kritis yang tercatat adalah PM2,5. Data tersebut tercantum dengan waktu pengukuran 1 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB.
Sementara itu, kondisi Waduk PLTA Koto Panjang pada pembaruan pukul 13.00 WIB mencatat elevasi 76,58 meter di atas permukaan laut (mdpl). Outflow turbine tercatat 205,11 meter kubik per detik, sedangkan inflow waduk 15,54 meter kubik per detik.
Baca Juga: PHR-SKK Migas Percepat Pengembangan Sumur Baru Kira00003
BPBD Kampar mengingatkan masyarakat agar terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini serta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi.(kom)
Editor : Edwar Yaman