KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar menginstruksikan sekolah di lima kecamatan untuk kembali menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai Senin (14/9/2026).
Langkah ini diambil setelah kegiatan belajar mengajar sempat dialihkan ke Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Adapun lima kecamatan yang kembali melaksanakan PTM yakni Tambang, Siak Hulu, Tapung, Bangkinang Kota, dan Kampar.
Baca Juga: Kasus ISPA di Kuansing Bertambah jadi 1.138 Kasus
Plt Kepala Disdikpora Kampar, Helmi, mengonfirmasi bahwa koordinator wilayah (korwil) pendidikan di wilayah tersebut telah meneruskan instruksi PTM ke sekolah-sekolah sejak Ahad (13/9/2026).
Sebelumnya, sekolah di Tambang, Siak Hulu, dan Tapung menerapkan PJJ sejak Selasa (8/9/2026). Kebijakan ini kemudian diperluas ke Bangkinang Kota dan Kampar pada Kamis (10/9/2026), hingga seluruhnya berakhir pada Sabtu (12/9/2026).
Kendati PTM kembali digelar, kualitas udara di Kabupaten Kampar tercatat masih berada dalam kategori tidak sehat. Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) saat ini berada di angka 165.
Baca Juga: Kualitas Udara Mulia Membaik, Besok Pembelajaran di Inhu Dilakukan Secara Tatap Muka
Oleh karena itu, Disdikpora mengimbau pihak sekolah untuk tetap memantau kondisi kesehatan siswa serta tenaga pendidik, dan bersiap mengambil langkah antisipasi jika kualitas udara kembali memburuk.(kom)
Editor : M. Erizal