Dua Hotspot Terdeteksi, BPBD Kampar Tangani Kebakaran Lahan di Salo

Kamaruddin • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 18:22 WIB
Tim TRC BPBD Kampar bersama satgas gabungan memadamkan api yang membakar lahan Desa Salo, Kecamatan Salo, Kamis (17/9/2026). BPBD untuk Riaupos.co
Tim TRC BPBD Kampar bersama satgas gabungan memadamkan api yang membakar lahan Desa Salo, Kecamatan Salo, Kamis (17/9/2026). BPBD untuk Riaupos.co

BANGKINANG (RIAUPOS CO) -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar mencatat kejadian kebakaran lahan di Desa Salo, Kecamatan Salo, pada Kamis (17/9/2026). Kebakaran terjadi pada lahan mineral dengan vegetasi semak belukar seluas sekitar 0,50 hektare.

Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar, Ir Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan, berdasarkan laporan kondisi bencana hidrometeorologi hingga pukul 17.00 WIB, api di lokasi kebakaran telah berhasil dipadamkan.

"Tim Satgas Karhutla Kampar yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri dan Batalion YON TP 898 telah melakukan pemadaman, pemblokiran sekaligus pendinginan di lokasi kebakaran lahan. Saat ini api sudah padam dan tidak ada kendala dalam proses penanganan," jelas Adi.

Baca Juga: Sudah 61 Orang Ditetapkan Tersangka Karhutla, Polda Riau Minta Stop Bakar Lahan

Dalam penanganan tersebut, sebanyak 44 personel dikerahkan. Mereka terdiri dari 12 personel BPBD, 3 masyarakat, 23 personel TNI/YON TP 898 dan 6 personel Polri. Tim juga menggunakan sejumlah peralatan pemadaman, di antaranya satu unit mobil BPBD, dua unit mobil pemadam YON TP 898, satu unit kendaraan roda dua BPBD, mesin GX200, selang serta nozzle jet.

Selain kejadian kebakaran lahan di Desa Salo, laporan BPBD Kampar juga mencatat adanya dua titik hotspot pada Kamis (17/9/2026). Kedua titik tersebut masing-masing berada di Desa Balung, Kecamatan XIII Koto Kampar, dan Desa Sungai Serik, Kecamatan Kampar Kiri. Keduanya terdeteksi melalui sumber NASA-SNPP dengan tingkat kepercayaan medium.

Sementara itu, berdasarkan informasi prakiraan cuaca, wilayah Kabupaten Kampar berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sebagian wilayah. Kondisi cuaca tercatat berawan dengan suhu 31–32 derajat Celsius dan kelembapan 55 persen.

Baca Juga: Prediksi PSPS Pekanbaru vs Persiraja Banda Aceh di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai

BPBD Kampar juga mencatat kualitas udara pada pukul 17.00 WIB berada pada angka ISPU 201 atau kategori sangat tidak sehat, dengan parameter kritis PM2,5.

Adi menyampaikan, pihaknya tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah dan perkembangan kejadian bencana, terutama di tengah adanya potensi hujan lebat maupun titik panas yang terdeteksi.

"Pemantauan dan penanganan di lapangan terus menjadi perhatian tim untuk memastikan kondisi tetap terkendali," ujarnya.



Editor : Rinaldi
dua hotspot terdeteksi bpbd kampar kebakaran lahan