ISPU Kampar Sedang, BPBD Imbau Warga Waspada Hujan Lebat Disertai Petir

Kamaruddin • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 19:31 WIB
Udara di Kabupaten Kampar mulai baik. BPBD mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar. Kamaruddin/riaupos.co
Udara di Kabupaten Kampar mulai membaik. BPBD mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sejumlah wilayah. Kamaruddin/riaupos.co

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar.

Imbauan tersebut disampaikan Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita, menyikapi prakiraan cuaca dan peringatan dini yang diterima BPBD Kampar pada Selasa, 22 September 2026.

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca, terutama potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang. Masyarakat diharapkan berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah dan segera mencari tempat yang aman apabila kondisi cuaca memburuk," ujar Adi Candra Lukita.

Baca Juga: Semen di Rohul Masih Ada, Namun Stok Terbatas, Harga di Pasaran Bervariasi

Berdasarkan laporan harian kondisi bencana hidrometeorologi BPBD Kampar yang diperbarui pukul 16.00 WIB, prospek cuaca secara umum cerah berawan dengan suhu 28–29 derajat Celsius, kelembapan 71 persen, kecepatan angin 7 kilometer per jam dari arah timur, serta jarak pandang sekitar 4 kilometer.

Meski demikian, BMKG memberikan peringatan dini adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar.

Adi mengatakan, berdasarkan pemantauan BPBD Kampar hingga pukul 16.00 WIB, belum terdapat laporan kejadian bencana di wilayah Kabupaten Kampar. Titik panas (hotspot) juga dilaporkan nihil.

Baca Juga: Anggaran Perjalanan Dinas Anggota DPRD Kuansing Fantastis

"Sampai update pukul 16.00 WIB, informasi kejadian bencana nihil. Namun kami tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi cuaca dan perkembangan di lapangan. Jika masyarakat membutuhkan penanganan atau terjadi kondisi darurat, segera laporkan kepada BPBD," katanya.

Selain memantau kondisi cuaca, BPBD Kampar juga mencatat kualitas udara melalui data AQMS/ISPU. Pada pukul 16.00 WIB, nilai ISPU Kabupaten Kampar berada pada angka 61 atau kategori sedang, dengan parameter kritis PM2,5.

Sementara itu, pemantauan elevasi PLTA Koto Panjang pada pukul 13.00 WIB menunjukkan elevasi berada di angka 75,32 mdpl, dengan outflow turbine 65,42 meter kubik per detik dan inflow waduk 727,31 meter kubik per detik.

Baca Juga: KUA-PPAS Perubahan Rohul 2026 Disepakati, Ini Anggaran yang Dipangkas

BPBD Kampar memastikan pemantauan terhadap cuaca, hotspot, kualitas udara serta kondisi waduk terus dilakukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

 

Editor : Rinaldi
ISPU Kampar bpbd kampar hujan lebat