Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

ISPU Kampar Capai 182, Warga Diimbau Batasi Aktivitas di Luar Ruangan

K
Penulis: Kamaruddin❯
Kondisi kualitas udara berdasarkan data ISPU  tercatat sebesar 182 dengan kategori tidak sehat, Kamis (22/10/2026). BPBD untuk riaupos.co
Kondisi kualitas udara berdasarkan data ISPU  tercatat sebesar 182 dengan kategori tidak sehat, Kamis (22/10/2026). BPBD untuk Riaupos.co

Advertisement

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melaporkan nihil kejadian bencana di wilayah kerjanya berdasarkan laporan harian kondisi bencana hidrometeorologi per Kamis (22/10/2026) sore.

Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar, Azwan melalui Kepala Pusdalops PB, Adi Candra Lukita menjelaskan, berdasarkan pemantauan terkini, belum terdapat kejadian bencana yang dilaporkan di wilayah Kabupaten Kampar. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.

"Berdasarkan informasi prakiraan cuaca BMKG yang tercantum dalam laporan BPBD Kampar, kondisi cuaca diprakirakan cerah dengan suhu berkisar antara 29 hingga 31 derajat Celsius, kelembapan 70 persen, kecepatan angin 7 kilometer per jam dari arah timur, serta jarak pandang mencapai 6 kilometer," jelas Adi Candra.

Adi Candra menambahkan, peringatan dini tetap dikeluarkan terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar. Sementara itu, pemantauan titik panas (hotspot) menunjukkan nihil.

Di sisi lain, BPBD Kampar juga mencatat kondisi kualitas udara berdasarkan data Air Quality Monitoring System (AQMS) atau Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada pukul 15.00 WIB. Nilai ISPU tercatat sebesar 182 dengan kategori tidak sehat, dengan parameter kritis berupa partikel halus PM2.5.

Advertisement

"Kondisi tersebut menjadi perhatian masyarakat, terutama kelompok sensitif, agar membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara masih buruk serta menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di luar rumah," jelas Adi Candra.

Selain memantau kondisi cuaca dan kualitas udara, BPBD Kampar turut memperbarui informasi elevasi Waduk PLTA Koto Panjang. Berdasarkan data Kamis (22/10/2026) pukul 13.00 WIB, elevasi waduk tercatat pada angka 76,20 meter di atas permukaan laut (mdpl). Adapun aliran keluar melalui turbin (outflow turbine) dan aliran masuk waduk (inflow waduk) masing-masing tercatat sebesar 233,37 meter kubik per detik.

BPBD Kabupaten Kampar terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi cuaca, potensi bencana hidrometeorologi, titik panas, kualitas udara, serta informasi terkait kondisi Waduk PLTA Koto Panjang.

"Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap perubahan cuaca, khususnya potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang, serta mengikuti informasi dan imbauan resmi dari instansi terkait," harap Adi Candra.



Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

BPBD Kampar Catat ISPU 243 Kategori Sangat Tidak Sehat, Warga Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem

BPBD Kampar Catat ISPU 243 Kategori Sangat Tidak Sehat, Warga Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem

BPBD Kampar mencatat kualitas udara di wilayah itu berada pada kategori sangat tidak sehat, nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) 243

BPBD Kampar Catat ISPU 211, Kualitas Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

BPBD Kampar Catat ISPU 211, Kualitas Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

BPBD mencatat Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kabupaten Kampar mencapai angka 211 dengan kategori sangat tidak sehat pada Jumat sore

Warga Kampar Diimbau Waspadai Hujan Lebat dan Kualitas Udara Tidak Sehat

Warga Kampar Diimbau Waspadai Hujan Lebat dan Kualitas Udara Tidak Sehat

Masyarakat diimbau BPBD Kabupaten Kampar perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang berpotensi menimbulkan bencana

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer