KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan, berdasarkan laporan kondisi bencana hidrometeorologi Kabupaten Kampar pada Selasa, 29 September 2026, hingga pukul 16.00 WIB tidak terdapat kejadian bencana yang dilaporkan.
“Untuk informasi kejadian bencana, sampai dengan update pukul 16.00 WIB nihil,” jelas Adi Candra Lukita.
Baca Juga: Gelar Karya Kreatif Inovatif Hadirkan Flipbook Interaktif
Ia mengatakan, berdasarkan informasi prakiraan cuaca BMKG, kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Kampar perlu menjadi perhatian karena terdapat potensi hujan sedang hingga lebat yang bisa disertai petir dan angin kencang.
Selain itu, laporan BPBD mencatat titik hotspot di wilayah Kabupaten Kampar nihil. Suhu udara berada pada kisaran 26 hingga 28 derajat Celsius, dengan kelembapan 87 persen dan kecepatan angin 14 kilometer per jam dari arah timur. Jarak pandang tercatat sekitar 2 kilometer.
Sementara itu, data kualitas udara pada pukul 16.00 WIB menunjukkan nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kabupaten Kampar berada pada angka 164 atau kategori tidak sehat. Parameter kritis yang tercatat adalah PM2,5.
Baca Juga: Kiriman dari Provinsi Tetangga, Kabut Asap Muncul di Inhu
Untuk kondisi PLTA Koto Panjang, berdasarkan pembaruan pada pukul 07.00 WIB, elevasi waduk tercatat 75,69 meter di atas permukaan laut (mdpl), sedangkan outflow turbin dan inflow waduk masing-masing berada pada angka 124,64 meter kubik per detik.
BPBD Kampar mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi perubahan cuaca dan hujan deras. Masyarakat diminta memperhatikan informasi resmi terkait perkembangan cuaca dan kondisi kebencanaan di wilayah Kabupaten Kampar.(kom)
Editor : Edwar Yaman