KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melaporkan tidak terdapat kejadian bencana di wilayah Kabupaten Kampar hingga Selasa (20/10/2026) sore.
Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar, Azwan, melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), Adi Candra Lukita menjelaskan, bahwa berdasarkan laporan harian kondisi bencana hidrometeorologi Kabupaten Kampar, kondisi cuaca diprakirakan berawan dengan suhu berkisar 26–28 derajat Celsius, kelembapan udara 84 persen, serta kecepatan angin 8,2 kilometer per jam dari arah timur.
Baca Juga: Pembelajaran Jarak Jauh Dihentikan, Besok Siswa di Meranti Kembali ke Sekolah
“Berdasarkan laporan pemantauan hingga pukul 16.00 WIB, belum terdapat kejadian bencana di Kabupaten Kampar. Namun, masyarakat tetap perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang,” jelasnya.
Adapun wilayah yang masuk dalam peringatan dini cuaca meliputi Siak Hulu, Kampar Kiri Hilir, Gunung Sahilan, Bangkinang Kota, Kampar, Tambang, XIII Koto Kampar, Kampar Kiri, Kampar Kiri Hulu, Tapung, Tapung Hilir, Salo, Rumbio Jaya, Bangkinang, Perhentian Raja, Kampar Timur, dan Kampar Utara.
Selain memantau kondisi cuaca dan potensi bencana, BPBD Kampar juga mencatat kualitas udara berdasarkan data Air Quality Monitoring System (AQMS) atau Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada pukul 16.00 WIB berada di angka 181 dengan kategori tidak sehat. Parameter pencemar kritis yang tercatat adalah PM2,5.
Baca Juga: Kelapa Sawit Mitra Plasma Pekan Ini Dihargai Rp3.745 per Kg
Sehubungan dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak, khususnya bagi kelompok rentan, serta menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di luar rumah.
Sementara itu, pemantauan Waduk PLTA Koto Panjang pada pukul 13.00 WIB mencatat elevasi air berada di angka 76,19 meter di atas permukaan laut (mdpl). Adapun aliran air keluar melalui turbin (outflow) tercatat sebesar 206,69 meter kubik per detik, sedangkan aliran air masuk ke waduk (inflow) juga sebesar 206,69 meter kubik per detik.
BPBD Kabupaten Kampar terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan cuaca, potensi kejadian bencana, kualitas udara, serta kondisi hidrometeorologi di wilayah setempat.
Baca Juga: Remaja 14 Tahun Tewas Diduga Tabrak Truk Parkir di Jalan SM Amin
Masyarakat diharapkan tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana.(kom)
Editor : Edwar Yaman