Sinergi Pengawasan, Bulog Kampar Pastikan Distribusi Beras SPHP Lancar dan Tepat Sasaran

Kamaruddin • Dipublikasikan Jumat, 30 Oktober 2026 | 21:48 WIB
Pimpinan Perum Bulog Cabang Kampar Dani Permana (kanan) bersama Satgas Pangan Polres Kampar, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan dan Koperasi dan UMKM melakukan monitoring dan pengecekan harga beras SPHP ke Pasar Inpres Bangkinang, Jumat (30/10/2026). (Bulog Cabang Kampar untuk Riaupos.co)
Pimpinan Perum Bulog Cabang Kampar Dani Permana (kanan) bersama Satgas Pangan Polres Kampar, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan dan Koperasi dan UMKM melakukan monitoring dan pengecekan harga beras SPHP ke Pasar Inpres Bangkinang, Jumat (30/10/2026). (Bulog Cabang Kampar untuk Riaupos.co)

 

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) — Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Kampar bersama Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan dan Koperasi, serta Satgas Pangan Polres Kampar menggelar monitoring dan pengecekan langsung ke Pasar Inpres Bangkinang pada Jumat (30/10/2026).

 Langkah ini dilakukan guna memastikan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) berjalan lancar serta ketersediaannya terjaga di toko-toko pasar.  

Pimpinan Perum Bulog Cabang Kampar Dani Permana menjelaskan, pemantauan ini dilaksanakan secara rutin setiap pekan bersama instansi terkait dan Satgas Pangan. Hal ini merupakan bentuk pengawasan lanjutan dari langkah penertiban penyaluran beras SPHP secara nasional demi mencegah potensi penyimpangan. 

Baca Juga: Bantu Tingkatkan Inklusi Keuangan Syariah di Daerah Terpencil,  Kinerja BSI Agen Diapresiasi

"Kita bersama tim dari dinas terkait dan Satgas Pangan Polres Kampar melakukan pengecekan stok di seluruh mitra penyalur dan mengingatkan kembali kepada pedagang untuk mematuhi ketentuan penjualan beras SPHP," ujar Dani.  

Ia juga mengimbau pedagang untuk selalu menjaga keaslian produk, tidak membuka kemasan, tidak mengoplos beras, serta memastikan penjualan sesuai dengan harga dan ketentuan yang telah ditetapkan.  

Berdasarkan hasil pemantauan dan pengecekan tim di lapangan, harga beras SPHP tercatat berada di kisaran Rp62.000 hingga Rp63.000 per kemasan 5 kg, atau setara dengan Rp12.400 hingga Rp12.600 per kilogram. Angka tersebut dipastikan masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yaitu Rp13.100 per kilogram.  

Baca Juga: Gedung Labkesmas Kuansing Belum Juga Difungsikan, Ini Penyebabnya

Raihan, salah seorang pedagang sekaligus mitra Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog di Pasar Inpres Bangkinang, mengungkapkan bahwa pihaknya rutin melakukan pemesanan beras SPHP ke Bulog setiap pekan sebanyak 1 ton hingga 2 ton, menyesuaikan kapasitas gudang toko.  

"Beras SPHP kami jual ke konsumen dengan harga Rp63.000 per pack 5 kg dan tidak bisa diecer kiloan karena harganya sudah murah dan kemasannya sudah cukup bagus," terang Raihan.  

‘’Ke depannya, Perum Bulog KC Kampar berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan pengawasan bersama instansi terkait. Langkah ini mencakup pemantauan ketat pada jalur distribusi hingga kepatuhan para mitra penyalur,’’ ungkap Dani.  

Baca Juga: Buka Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Wabup Pelalawan Ajak Warga Bersatu Dalam Keragaman

Dani menegaskan, apabila Perum Bulog menemukan indikasi pelanggaran di lapangan, tindakan tegas akan diambil sesuai ketentuan yang berlaku demi menjamin penyaluran beras SPHP berjalan tepat sasaran dan sesuai mekanisme.(kom)

Editor : M. Erizal
Beras sphp Monitoring bulog kampar