SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kepulauan Meranti membeberkan kepastian rencana keberangkatan empat orang jemaah calon haji (JCH) yang masuk kategori cadangan.
Kasi Haji Kemenag Kepulauan Meanti H Surasman MPd menjelaskan kepada Riaupos.co, bahwa empat JCH yang masuk dalam daftar tunggu telah menyelesaikan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih).
Baca Juga: GAPKI Riau Gelar Pelatihan Pengelolaan dan Pemanfaatan LCPKS Berkelanjutan
Pascaakhir pelunasan Bipih, 4 orang JCH yang dimaksud telah diputuskan akan tetap berangkat pada tahun ini, serentak dengan calon reguler. Hanya saja kepastian kloter bagi mereka masih menunggu terbitnya manifes.
"Empat orang jemaah cadangan telah dipustuskan akan berangkat. Untuk kloter masih menunggu terbitnya manifes. Besar kemungkinan mereka bakal masuk dalam kloter gabungan," ujarnya, Selasa (29/4/2025) siang.
Dengan demikian, total jemaah Kepulauan Meranti yang akan berangkat sebanyak 100 orang dengan rincian, 95 orang JCH reguler, 4 orang cadangan dan 1 orang pendamping atau petugas haji daerah (HPD).
Di sisi lain khusus jemaah reguler telah diputuskan masuk dalam Embarkasi Kloter 09 BTH yang akan berangkat pada 9 Mei 2025 mendatang. Seluruh JCH telah menyelesaikan manasik yang dilaksanakan oleh pihaknya. Dalam hal ini dilaksanakan langsung oleh Kemenag Kepulauan Meranti sejak 24 April 2025 lalu.
Untuk tahapan lanjutan, seluruh jemaah kembali mengikuti manasik yang akan dilaksanakan oleh pemerintah melalui Bagian Kesrjahteraan Rakyat (Kesra) sekretariat daerah setempat, 29 April 2025 ini.
"Jadi manasik yang kami laksanakan surah rampung. Hari ini kembali dilaksanakan manasik tingkat daerah melalui Bagian Kesra Sekretariat," ungkapnya.
Untuk mengikuti rangkaian tersebut sebanyak 71 orang jemaah terpaksa harus diinapkan di Selatpanjang. Langkah itu menurutnya, untuk mempermudah jemaah yang berasal dari luar Pulau Tebingtinggi untuk hadir tepat waktu yang telah ditentukan.
"Ya, mereka terpaksa harus menginap karena hanya 29 orang saja yang berasal dari pusat kecamatan. Sementara sisanya itu berasal dari kecamatan lain yang jarak tempuh cukup jauh dari lokasi manasik," bebernya.(wir)
Editor : Edwar Yaman