SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Berita acara hasil inventarisasi aset yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir telah diserahkan kepada Kepala Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti.
Hasilnya dominan kendaraan dinas yang masuk dalam daftar inventarisasi berhasil diterima dan didata. Namun tidak sedikit juga yang tidak berhasil ditemukan.
Situasi ini tak ditampik oleh Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Muzamil kepada Riau Pos, kemarin (27/7/2025). Bahkan ia menyampaikan, dari hasil laporan yang diterima oleh OPD terkait, ada kendaraan dinas yang disinyalir sengaja disembunyikan.
Untuk itu Muzamil mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk segara membuat laporan kepolisian atas dugaan penggelapan.
"Saya sudah perintahkan jajaran untuk segera membuat laporan polisi dengan dugaan penggelapan," ungkapnya.
Memang dari informasi yang diterima melalui Kabid Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Istiqomah SE MSi, bahwa telah menyerahkan berita acara inventarisasi.
Ia mengaku saat inventarisasi berlangsung tidak banyak informasi tambahan agar yang mereka terima sehingga menghambat proses pengumpulan, karena kebanyakan aset yang dipinjampakaikan oleh OPD pengguna, tidak dilengkapi oleh berita acara serahterima.
"Yang jelas berita acara serahterima sudah kita serahkan. OPD pengguna meberikan pinjam pakai kepada pihak tertentu hanya secara lisan. Untuk tindaklanjut besar kemungkinan akan diteruskan oleh Inspektorat dan bagian hukum Setdakab Kepulauan Meranti," ungkapnya.
Dalam pemanfaatan kendaraan pemerintah itu, diakui Istiqomah lagi, tidak semuanya oleh pegawai. Ada juga dikuasai oleh pihak ketiga yang secara aturan tidak dibenarkan. Sehingga dilakukan penjemputan dan penarikan paksa dengan dibantu Satpol PP.
Sementara bagi kendaraan yang ternyata sudah rusak berat, kata Istiqomah lagi, nantinya akan dilelang untuk penghapusan aset.
Baca Juga: Pastikan Kesiapan Fasilitas, Wapres Tinjau Sekolah Rakyat di Pekanbaru
Data yang dihimpun, lebih 200 unit fisik kendaraan dinas Pemkab Kepulauan Meranti tak lagi ditemukan fisiknya. Dengan rincian sebagai berikut;
Kendaraan roda 2 di Selatpanjang, tercatat sebanyak 707 unit. Namun, saat inventarisasi hanya terkumpul 525 unit saja. Sedangkan sisanya, sebanyak 182 unit tidak berhasil ditemukan.
Kendaraan Roda 3 di Selatpanjang tercatat 40 unit. Namun hanya terkumpul sebanyak 24 unit, sisanya sekitar 16 unit tidak ditemukan.
Kendaraan roda 4 di Selatpanjang sebanyak 109 unit. Namun hanya terkumpul sebanyak 71 unit saja. Sisanya, 38 tidak ditemukan.
Kendaraan roda 6 di Selatpanjang tercatat 8 unit. Namun hanya terkumpul 6 unit, sisanya 2 unit tidak ditemukan.
Sementara itu, kendaraan dinas di Pekanbaru tercatat 27 unit. Dengan rincian, 23 unit kendaraan roda 4 dan 4 unit kendaraan roda 2.
Dari 4 unit kendaraan roda 2 di Pekanbaru, hanya terkumpul 2 unit. Sisanya 2 unit yang lain, tidak ditemukan fisiknya.
Kendaraan roda 2 di Pekanbaru tercatat sebanyak 23 unit. Namun, saat inventarisasi oleh tim, hanya ditemukan 22 unit. Sisanya 1 unit tidak ditemukan.
Laporam Wira Saputra
Editor : M. Erizal