Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pelindo Naikkan Tarif Masuk Pelabuhan Tanjung Harapan hingga 100 Persen

Wira Saputra • Rabu, 20 Agustus 2025 | 15:45 WIB
Kondisi Pelabuhan Domestik dan Internasional Tanjung Harapan, Rabu (20/8/2025).
Kondisi Pelabuhan Domestik dan Internasional Tanjung Harapan, Rabu (20/8/2025).

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) -- Pelindo bakal tetapkan kenaikan tarif penumpang di Pelabuhan Domestik dan Internasional Tanjung Harapan, Kepulauan Meranti, dalam waktu dekat ini.

Kenaikan tarif itu mecakup pas penumpang domestik 100 persen dari semula Rp5.000 mendajadi Rp10.000. Sedangkan tarif penumpang internasional naik 20 persen, dari Rp50.000 menjadi Rp60.000.

Kenaikan ini diakui General Manager PT Pelindo Wilayah Tanjung Balai Joni Hutama kepada Riaupos.co. Tahapan kenaikan juga sudah dipenuhi, termasuk restu dari DPRD dan unsur Pemkab Kepulauan Meranti.

"Sudah didukung penuh oleh Komisi II DPRD Kepulauan Meranti, pemerintah daerah termasuk pihak pihak terkait. Penyesuaian ini mulai diberlakukan 1 September 2025 mendatang," ungkapnya, Rabu (20/8/2025) siang.

Menurutnya, PT Pelindo selaku pengelola terminal penumpang di Kepulauan Meranti sudah bertranspormasi dan melakukan penataan-penataan. Dengan perubahan pelabuhan pasca dibangun, mereka butuh support dari masyarakat dan pemerintah daerah dengan cara menaikkan tarif pas masuk.

"Sejak 2024 kita sudah bertransformasi dan melakukan penataan. Sekarang sudah bisa dilihat sebelum dan sesudah dibangun," katanya ketika ditemui di Pelabuhan Tanjungharapan usai mengikuti hearing di Komisi II DPRD Kepulauan Meranti.

Kata Joni lagi, pembangunan itu akan dilanjutkan pada tahun 2026 hingga 2030. Targetnya, Pelabuhan Tanjungharapan Selatpanjang nantinya bisa berstandar nasional dan menuju ke internasional.

"Tahun ini sudah dilelang pengadaan ponton. Nantinya ruang VIP menuju trestle kita buat seperti di Tanjungpinang," janji Joni.

Joni mengatakan, mereka membuka diri untuk bekerja sama dengan BUMD demi pendapatan asli daerah (PAD). "Kita tak bisa bekerja sendiri kita butuh kerja sama pemda. Nanti bersama BUMD kita jalin kerja samanya atau pihak lain yang dapat persetujuan dari Pemda," terangnya.

Seperti diulas Riaupos.co jauh sebelum ini, penyesuaian kenaikan tarif penumpang domestik dan internasional di Pelabuhan Tanjung Harapan, terakhir terjadi pada Desember 2017 lalu.

Ketika itu kenaikan bertambah 100 persen. Untuk penumpang Domestik yang sebelunya sebesar Rp2.500 menjadi Rp5.000. Sementara untuk pelabuhan Internasional, dari Rp15.000 menjadi Rp50.000.

Alasan Pelindo saat itu, kenaikan diperlukan untuk meningkatkan berbagai fasilitas penunjang Pelabuhan Tanjung Harapan. Salah satunya pembangunan fasilitas ruang tunggu, dan parkir. Atas kenaikan tarif ketika itu, Pelindo juga berjanji akan memberi kontribusi bagi daerah melalui kerja sama dengan BUMD dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

 

Editor : Rinaldi
#pelabuhan tanjung harapan meranti #tarif masuk #naik harga