Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Amblas karena Struktur Rapuh, Gorong-gorong Jalan Utama Hampir "Telan" Truk Sampah DLH Meranti

Wira Saputra • Sabtu, 13 Desember 2025 | 16:02 WIB
Bupati Asmar bersama jajaran dan kepolisian memantau situasi di lokasi kejadian Simpang Tiga Jalan Utama Alahair, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Sabtu (13/12/2025).
Bupati Asmar bersama jajaran dan kepolisian memantau situasi di lokasi kejadian Simpang Tiga Jalan Utama Alahair, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Sabtu (13/12/2025).

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) -- Insiden jalan amblas kembali membuka persoalan infrastruktur di Kabupaten Kepulauan Meranti. Kali ini, satu unit dump truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terperosok saat melintas di kawasan Simpang Tiga Jalan Utama Alahair, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Sabtu (13/12/2025).

Truk tersebut sedang menjalankan tugas rutin mengangkut sampah warga menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Gogok Darussalam.

Namun saat melintasi gorong-gorong, struktur jalan tiba-tiba amblas dan membuat roda belakang kiri truk terjebak di dalam lubang, menyebabkan arus lalu lintas lumpuh sementara. Truk pun nyaris 'ditelan' akibat amblasnya gorong-gorong itu.

Kepala Bagian Operasi Polres Kepulauan Meranti, Kompol Syahrizal, mengatakan insiden itu terjadi secara mendadak dan tidak dapat dihindari oleh pengemudi.

"Dump truk DLH sedang beroperasi normal. Saat melintasi gorong-gorong di lokasi kejadian, konstruksi jalan tidak mampu menahan beban dan akhirnya amblas," jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, jalur utama sempat tersendat. Polisi bersama pemerintah daerah langsung turun tangan. Dua unit truk bantuan dikerahkan oleh DLH, dibantu satu unit kendaraan dari Dinas Pemadam Kebakaran untuk proses evakuasi.

Sementara itu, aparat kepolisian melakukan pengamanan lokasi sekaligus mengatur lalu lintas agar kemacetan tidak meluas. "Personel kami berada di lokasi untuk mengurai kepadatan kendaraan dan memastikan proses evakuasi berjalan aman," tambah Syahrizal.

Truk sampah baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 10.00 WIB. Setelahnya, arus lalu lintas kembali normal dan situasi dinyatakan kondusif.

Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar, mengungkapkan bahwa gorong-gorong di lokasi tersebut sebenarnya sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan sejak beberapa hari terakhir. Kondisi diperparah oleh tingginya debit air akibat pasang laut.

"Struktur gorong-gorong sudah mengalami keretakan. Air pasang yang tinggi membuat bangunan semakin keropos hingga akhirnya tidak mampu menahan beban kendaraan," ujar Asmar.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini kembali menyoroti kerentanan infrastruktur dasar di Meranti, khususnya pada jalur-jalur yang kerap dilintasi kendaraan bertonase berat. Pemerintah daerah menyebut akan melakukan evaluasi dan perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang.

Asmar menilai respons cepat lintas instansi mulai dari DLH, Damkar hingga kepolisian cukup efektif dalam mencegah dampak yang lebih luas. Namun ia mengakui, pembenahan infrastruktur menjadi pekerjaan rumah yang tidak bisa ditunda.



Editor : Rinaldi
#sruktur rapuh #truk terperosok #gorong-gorong amblas