Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hujan Deras yang Menggenangi Sejumlah Ruas Jalan dan Rumah Warga di Tebingtinggi Mulai Surut

Wira Saputra • Senin, 15 Desember 2025 | 22:45 WIB
Konsdisi Jalan Kartini Selatpanjang yang masih digenangi air, Senin (15/12/2025) sore.
Konsdisi Jalan Kartini Selatpanjang yang masih digenangi air, Senin (15/12/2025) sore.

SELATPANJANG(RIAUPOS.CO)- Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kepulauan Meranti sejak Ahad (14/12/2025) malam menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan protokol dan permukiman warga di Kecamatan Tebingtinggi.

Beberapa titik yang terdampak di antaranya Jalan Imam Bonjol, Kartini, Diponegoro, Siak, serta sejumlah kawasan padat penduduk lainnya.

Pantauan di lapangan, genangan air sempat menghambat aktivitas warga, terutama pengguna jalan. Ketinggian air bervariasi, mulai dari setinggi mata kaki hingga mendekati bertis orang dewasa.

 Baca Juga: Pemkab Meranti Resmi Lepas Lahan Strategis demi Pembangunan Gudang Bulog

Sejumlah rumah warga juga terdampak akibat meluapnya air dari saluran drainase yang tidak berfungsi optimal.

Namun, kondisi tersebut berangsur membaik. Hingga Senin (15/12/2025) sore, debit air dilaporkan mulai menyusut seiring berkurangnya intensitas hujan dan upaya penanganan di lapangan.

Salah seorang warga Jalan Kartini, Kiky (42), mengaku genangan air mulai masuk ke halaman rumahnya sejak Ahad malam. Meski tidak sampai merusak perabot, ia berharap persoalan drainase segera dibenahi.

“Air naik cepat tadi malam karena hujan deras dan parit tersumbat. Alhamdulillah hari ini sudah mulai surut. Kami berharap gorong-gorong rutin dibersihkan supaya kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya.

 Baca Juga: KPK Sita Uang Rupiah dan Dolar Singapura saat Geledah Rumah Plt Gubernur Riau

Hal senada disampaikan Siti (50), warga Jalan Imam Bonjol. Menurutnya, kawasan tersebut memang rawan tergenang saat hujan lebat. “Kalau hujan lama, air pasti naik. Tadi pagi masih tergenang, tapi sore ini sudah jauh berkurang,” katanya.

Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup (Perkimtan-LH) juga telah mengerahkan petugas ke lapangan untuk membersihkan gorong-gorong dan saluran drainase yang tersumbat sampah dan sedimentasi.

Kepala Dinas Perkimtan-LH Kepulauan Meranti, Agustiono, mengatakan penyumbatan saluran air menjadi salah satu penyebab utama genangan.

“Kami turunkan tim sejak pagi untuk membersihkan gorong-gorong di titik-titik rawan, terutama di jalan protokol. Setelah dibersihkan, aliran air mulai lancar dan genangan berangsur surut,” jelasnya.

Baca Juga: KPK Sita Uang Rupiah dan Dolar Singapura saat Geledah Rumah Plt Gubernur Riau

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke parit dan saluran air karena dapat memperparah kondisi saat hujan deras.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti juga melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi rawan banjir. Kepala BPBD Kepulauan Meranti, M Khardafi, menyebut pihaknya terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi lapangan.

“Kami sudah meninjau beberapa titik genangan dan melakukan pendataan. Saat ini situasi relatif terkendali, air mulai surut, namun kami tetap siaga mengantisipasi jika hujan kembali turun,” ujarnya.

BPBD juga mengingatkan warga yang tinggal di daerah rendah untuk tetap waspada dan segera melapor apabila terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya.

Pemerintah daerah memastikan koordinasi lintas OPD terus dilakukan guna mempercepat penanganan genangan dan meminimalkan dampak terhadap aktivitas masyarakat.(wir)



Editor : Edwar Yaman
#hujan deras #banjir #kawasan padat penduduk #tebingtinggi