Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Jelang Nataru, Sejumlah Harga Kebutuhan Dapur di Meranti Masih di Atas Normal

Wira Saputra • Senin, 22 Desember 2025 | 12:55 WIB
Aktivitas salah satu lapak dagangan yang berada di Jalan Imam Bonjol
Aktivitas salah satu lapak dagangan yang berada di Jalan Imam Bonjol

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) -- Harga sejumlah komoditas dapur di Kabupaten Kepulauan Meranti masih bertahan di atas kondisi normal, meski gejolak ekstrem jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) mulai mereda.

Pantauan di Pasar Modern Kecamatan Tebingtinggi, Senin (22/12/2025), menunjukkan bawang dan cabai belum sepenuhnya kembali ke harga wajar.

Seorang pedagang bawang di Pasar Modern Tebingtinggi menyebut, bawang merah Jawa saat ini dijual Rp55 ribu per kilogram, padahal harga normalnya berada di kisaran Rp40 ribu per kilogram.

Kondisi serupa terjadi pada bawang merah besar yang masih bertahan di Rp40 ribu per kilogram, jauh di atas harga normal yang biasanya Rp26 ribu per kilogram.

"Kalau dibanding harga biasa, ini masih mahal. Pembeli sudah mulai mengurangi jumlah belanja," ujar pedagang tersebut.

Tekanan harga juga masih terasa pada komoditas cabai. Cabai Padang dijual Rp80 ribu per kilogram, sementara harga normalnya berada di kisaran Rp55 ribu per kilogram.

Adapun cabai kering masih dipasarkan di angka Rp70 ribu per kilogram, lebih tinggi dari harga normal sekitar Rp48 ribu per kilogram.

Pedagang menilai, meski harga cabai sudah turun dibanding puncak kenaikan awal Desember 2025 lalu, kondisi pasar belum sepenuhnya stabil. Pasokan yang belum konsisten serta biaya distribusi masih menjadi faktor penahan turunnya harga.

"Cabai memang sudah turun dari yang sempat sangat tinggi, tapi belum balik ke harga normal. Pembeli masih banyak yang mengeluh," katanya.

Jika dibandingkan dengan kondisi awal Desember 2025, saat harga cabai sempat menembus Rp120 ribu per kilogram, pergerakan harga saat ini menunjukkan adanya koreksi cukup signifikan.

Namun selisih yang masih lebar antara harga jual dan harga normal menandakan daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih.

Pedagang berharap, pasokan dari daerah pemasok segera normal agar harga bawang dan cabai bisa kembali stabil. Jika tidak, kondisi ini dikhawatirkan akan terus menekan belanja rumah tangga masyarakat, terutama menjelang akhir tahun.



Editor : Rinaldi
#libur nataru #kepulauan meranti #harga sembako