Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pemkab Meranti Bahas Akses Pasar Global Kakap Putih Bersama KKP RI

Wira Saputra • Minggu, 25 Januari 2026 | 19:30 WIB
Wabup Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin saat melakukan pertemuan dengan perwakilan KKP RI terkait hasil studi kelayakan dan analisis pasar komoditas kakap putih di Meranti, kemarin (24/1/2026).
Wabup Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin saat melakukan pertemuan dengan perwakilan KKP RI terkait hasil studi kelayakan dan analisis pasar komoditas kakap putih di Meranti, kemarin (24/1/2026).

SELATPANJANG(RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai mematangkan langkah pengembangan budidaya ikan kakap putih yang diarahkan ke pasar ekspor.

Hal itu dibahas dalam pertemuan antara Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, dengan perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI terkait hasil studi kelayakan dan analisis pasar komoditas kakap putih di Meranti, Ahad (25/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, tim KKP memaparkan potensi kawasan budidaya, kesiapan produksi, serta peluang akses pasar internasional yang dapat dikembangkan melalui skema kemitraan antara pembudidaya lokal dan offtaker.

Hasil kajian ini menjadi dasar penyusunan arah kebijakan daerah dalam mendorong sektor perikanan budidaya sebagai penggerak ekonomi pesisir.

Wakil Bupati Muzamil Baharudin menyatakan Pemkab Meranti siap menindaklanjuti hasil kajian tersebut melalui program yang terintegrasi, mulai dari penyiapan lokasi, pembinaan kelompok pembudidaya, hingga dukungan perizinan dan kemudahan investasi.

“Yang penting bagi kami adalah bagaimana hasil studi ini bisa segera masuk ke tahap implementasi, bukan hanya berhenti di kajian. Masyarakat harus merasakan dampaknya, baik dari sisi peningkatan produksi maupun kepastian pasar,” ujar Muzamil.

Ia menilai kakap putih memiliki keunggulan dari sisi kualitas perairan Meranti, ketersediaan lahan budidaya, serta kedekatan dengan jalur distribusi laut, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai komoditas ekspor berkelanjutan jika ditopang oleh sistem produksi dan rantai pasok yang kuat.

Pemkab Meranti, lanjut Muzamil, juga menyiapkan langkah pendukung berupa penguatan kelembagaan kelompok budidaya, akses permodalan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar standar produksi dapat memenuhi persyaratan pasar global.

Sementara itu, perwakilan KKP RI menyampaikan bahwa Meranti masuk dalam wilayah yang dinilai layak untuk pengembangan klaster budidaya kakap putih, dengan catatan adanya konsistensi produksi, pengendalian kualitas, dan dukungan infrastruktur dasar.

Pertemuan tersebut turut melibatkan Balai Perikanan Budidaya Laut Batam serta tim konsultan yang terlibat dalam penyusunan studi. Dari pemerintah daerah hadir sejumlah OPD terkait yang akan menjadi pelaksana teknis, mulai dari sektor perikanan, perizinan, koperasi dan UMKM, hingga perdagangan.

Hasil pembahasan ini akan menjadi bahan sinkronisasi program antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus dasar penyusunan rencana tindak lanjut pengembangan budidaya kakap putih di Kepulauan Meranti dalam waktu dekat.(wir)

Editor : M. Erizal
#ikan kakap #kakap putih #Pemkab Kepulauan Meranti #budidaya ikan