Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Temui Perantau di Pekanbaru, Bupati Asmar Tampung Kritik dan Aspirasi Warga Meranti

Wira Saputra • Rabu, 11 Maret 2026 | 23:50 WIB

Pertemuan Bupati AKBP (Purn) H. Asmar dengan masyarakat Kepulauan Meranti yang menetap di Pekabaru berlangsung di Ballroom Hotel Furaya, Rabu (11/3/2026).
Pertemuan Bupati AKBP (Purn) H. Asmar dengan masyarakat Kepulauan Meranti yang menetap di Pekabaru berlangsung di Ballroom Hotel Furaya, Rabu (11/3/2026).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar memanfaatkan momentum Ramadan untuk bertemu langsung dengan masyarakat Meranti yang menetap di Pekanbaru.

Pertemuan yang berlangsung di Ballroom Hotel Furaya, Rabu (11/3/2026), tidak sekadar agenda silaturahmi dan buka puasa bersama, tetapi juga menjadi ruang bagi warga perantauan menyampaikan berbagai pandangan dan aspirasi terkait perkembangan daerah.

Ratusan warga Meranti yang tinggal di Pekanbaru hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, kalangan pemuda hingga mahasiswa.

Dalam pertemuan itu, Asmar menegaskan bahwa masyarakat Meranti di perantauan tetap memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, keberadaan warga Meranti di Pekanbaru tidak boleh terputus dari dinamika yang terjadi di kampung halaman.

Ia menyebut pemerintah daerah membutuhkan masukan dari berbagai pihak, termasuk dari masyarakat Meranti yang tinggal di luar daerah.

“Pertemuan seperti ini penting bagi kami untuk mendengar langsung pandangan masyarakat. Aspirasi dari warga di perantauan bisa menjadi bahan evaluasi sekaligus masukan bagi pemerintah dalam menjalankan pembangunan,” tegas Asmar.

Ia juga menilai masyarakat Meranti di Pekanbaru memiliki potensi besar untuk ikut mendorong kemajuan daerah, baik melalui jaringan, pengalaman, maupun gagasan yang dimiliki.

Menurut Asmar, pembangunan daerah tidak bisa berjalan optimal jika hanya mengandalkan pemerintah. Dukungan serta keterlibatan masyarakat, termasuk yang berada di luar daerah, tetap menjadi faktor penting.

Karena itu, ia mengajak masyarakat Meranti di Pekanbaru untuk tetap peduli terhadap perkembangan daerah dan tidak ragu menyampaikan kritik maupun saran yang konstruktif.

“Kami tentu berharap masyarakat Meranti di perantauan tetap memberi perhatian terhadap perkembangan daerah. Kritik dan saran yang membangun sangat kami butuhkan,” ujarnya.

Asmar juga meminta doa serta dukungan masyarakat agar pemerintah daerah dapat menjaga kekompakan dalam menjalankan roda pemerintahan dan tetap fokus membangun Kabupaten Kepulauan Meranti.

Sementara itu, Ketua Umum Perkumpulan Masyarakat Kabupaten (Permaskab) Kepulauan Meranti, H. Nazaruddin Nasir, menilai pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara masyarakat Meranti di Pekanbaru dengan pemerintah daerah.

Menurutnya, masyarakat Meranti di Pekanbaru berasal dari berbagai latar belakang profesi dan daerah asal, namun tetap memiliki satu identitas yang sama.

“Kita datang dari berbagai kampung di Meranti, dengan profesi yang berbeda-beda. Namun yang menyatukan kita adalah identitas sebagai orang Meranti,” ujarnya.

Nazaruddin menegaskan bahwa masyarakat Meranti di perantauan tetap memiliki kepedulian terhadap perkembangan daerah. Karena itu, hubungan komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat perlu terus dijaga.

Ia juga menilai pembangunan daerah akan berjalan lebih kuat apabila pemerintah dan masyarakat dapat saling mendukung.

“Ketika pemerintah dan masyarakat saling mendengar dan saling mendukung, maka arah pembangunan akan semakin jelas,” katanya.

Bagi masyarakat Meranti yang tinggal di Pekanbaru, pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi di bulan Ramadan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat keterikatan dengan kampung halaman sekaligus menyampaikan harapan terhadap arah pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti ke depan. (wir)

Editor : M. Erizal
#masyarakat kepulauan meranti #bupati meranti asmar #ramadan