SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) -- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus berupaya meningkatkan perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal daerah tersebut. Salah satu langkah yang tengah didorong adalah usulan penerapan skema Special Pass di Malaysia sebagai solusi sementara sambil menunggu proses legalisasi kerja.
Upaya ini dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, bersama Sekretaris Daerah dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di ruang rapat Wabup, Rabu (15/4/2026).
Dalam rapat tersebut disepakati, Pemkab Meranti akan menggelar pertemuan lintas pihak pada awal Mei 2026. Pertemuan itu akan melibatkan Pemerintah Kabupaten Karimun, KJRI Johor Bahru, BP3MI wilayah Riau dan Kepulauan Riau, instansi vertikal, serta tokoh masyarakat.
Baca Juga: Bupati Meranti Pelajari Inovasi Wako Pekanbaru
Wakil Bupati Muzamil Baharudin menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan PMI asal Meranti dapat bekerja dengan lebih aman dan memiliki kepastian hukum di negara tujuan. "Untuk tahap awal kita fokus ke Johor Bahru, karena menjadi salah satu tujuan utama PMI asal Meranti," ujarnya.
Ia menjelaskan, saat ini masih banyak PMI yang masuk ke Malaysia menggunakan visa kunjungan atau wisata. Status tersebut tidak memperbolehkan bekerja, sehingga para pekerja berisiko secara hukum.
Melalui forum lintas pihak tersebut, Pemkab Meranti berharap dapat menyusun kertas kerja yang akan dibawa ke forum kerja sama sosial ekonomi Malaysia–Indonesia (Sosek Malindo).
Baca Juga: OJK Dukung Akselerasi Program 3 Juta Rumah
Usulan yang akan dibahas tidak hanya terkait kemungkinan penerbitan Special Pass sebagai izin tinggal sementara, tetapi juga mendorong adanya mekanisme lanjutan menuju izin kerja resmi sesuai ketentuan pemerintah Malaysia.
Dengan demikian, diharapkan pekerja yang selama ini berstatus tidak sesuai aturan dapat diarahkan masuk ke sistem ketenagakerjaan yang legal, aman, dan terlindungi.
Selain itu, Pemkab Meranti juga berencana menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar di Malaysia, baik dari segi keterampilan maupun jumlah, agar penempatan PMI ke depan lebih terarah dan sesuai prosedur.
Editor : Rinaldi