SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) -- Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti mencatat adanya peningkatan kasus HIV/AIDS pada triwulan pertama tahun 2026. Sejak Januari hingga Maret 2026, ditemukan sebanyak 8 kasus baru, yang terdiri dari 4 kasus HIV dan 4 kasus AIDS.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan jika dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 lalu, yang hanya mencatat 2 kasus. Secara kumulatif, sejak pertama kali terdeteksi pada 2014, total kasus HIV/AIDS di Kepulauan Meranti telah mencapai 223 kasus. Rinciannya, 71 kasus HIV dan 152 AIDS.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, Ade Suhartian melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P), Widya Nengsih, menyampaikan bahwa tren peningkatan ini menjadi perhatian serius pihaknya.
Baca Juga: Solusi untuk Pekerja Migran Ilegal Asal Meranti Dijawab dengan Rencana Special Pass
"Terjadi penambahan 8 kasus baru pada triwulan pertama 2026. Ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Secara kumulatif sejak 2014, total sudah mencapai 223 kasus," ujar Widya, Selasa (14/4/2026).
Widya menambahkan, pihaknya terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran HIV/AIDS.
"Kami secara rutin melakukan sosialisasi ke masyarakat, baik melalui puskesmas, sekolah, maupun kelompok-kelompok masyarakat, untuk memberikan edukasi terkait bahaya HIV/AIDS, cara penularan, serta pentingnya pemeriksaan dini," jelasnya.
Baca Juga: Ibu Guru IP Jadi Tersangka Berpeluang RJ, Kasat Kosmos: Diatur Dalam KUHP
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melakukan tes kesehatan serta menghindari stigma terhadap pengidap HIV/AIDS. "Deteksi dini sangat penting agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak memberikan stigma, karena hal itu justru menghambat upaya pencegahan," tambahnya.
Sebelumnya, berdasarkan data hingga pertengahan tahun 2025, jumlah kasus HIV/AIDS di Kepulauan Meranti tercatat sebanyak 195 kasus, dengan 72 di antaranya dilaporkan meninggal dunia.
Pihak Dinas Kesehatan terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap pemeriksaan kesehatan secara rutin, sebagai langkah deteksi dini serta pencegahan penyebaran HIV/AIDS.
Editor : Rinaldi