Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Harga MinyaKita di Meranti Sesuai HET Meski Pasokan Tersendat

Wira Saputra • Selasa, 12 Mei 2026 | 21:03 WIB
Minyak Kita di Kabupaten Kepulauan Meranti dijual dengan harga HET. (DOK JAWAPOS.COM)
Minyak Kita di Kabupaten Kepulauan Meranti dijual dengan harga HET. (DOK JAWAPOS.COM)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) -- Di tengah naiknya harga minyak goreng subsidi di sejumlah daerah di Riau, harga MinyaKita di Kabupaten Kepulauan Meranti masih terpantau stabil dan dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Namun, ketersediaan stok di pasaran masih terbatas dan belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memastikan pasokan MinyaKita kembali masuk ke daerah tersebut setelah dilakukan koordinasi dengan Perum Bulog. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kepulauan Meranti Marwan, melalui Sekretaris Disperindag Miftah, mengatakan distribusi MinyaKita mulai kembali dilakukan ke sejumlah toko dan minimarket.

"Berkat koordinasi Pemkab Meranti dengan Bulog, MinyaKita kembali bisa didatangkan ke Kepulauan Meranti," ujar Miftah, Selasa (12/5/2026). Ia menjelaskan, harga MinyaKita di tingkat toko dan minimarket masih sesuai HET, yakni berkisar Rp15.500 hingga Rp16.500 per liter.

Baca Juga: Bulog Drop 700 Kotak Minyak Kita ke Teluk Kuantan

Meski harga masih stabil, jumlah pasokan dinilai belum mencukupi kebutuhan masyarakat. Selama April hingga Mei 2026, Disperindag mencatat distribusi MinyaKita baru dilakukan sebanyak tiga kali.

Pada 27 April 2026, sebanyak 200 dus disalurkan ke 10 toko dan minimarket. Kemudian pada 4 Mei 2026, distribusi kembali dilakukan sebanyak 260 dus ke-13 toko dan minimarket. Selanjutnya pada 11 Mei 2026, sebanyak 180 dus kembali disalurkan ke-9 toko dan minimarket di Kepulauan Meranti.

"Kalau dihitung, pasokan itu masih jauh dari cukup. Kebutuhan masyarakat Meranti diperkirakan mencapai 200 ribu liter per bulan," katanya.

Baca Juga: Polemik Penertiban Panglong Arang di Meranti Jadi Sorotan DPRD

Untuk menjaga stabilitas harga dan mencegah kelangkaan, Disperindag meminta seluruh toko dan minimarket menjual MinyaKita sesuai HET yang ditetapkan pemerintah. "Kami mengimbau agar tidak ada yang menjual di atas harga HET supaya daya beli masyarakat tetap terjaga," tegasnya.

Selain itu, Disperindag juga membatasi pembelian MinyaKita maksimal dua bungkus per orang guna menghindari penimbunan dan pembelian berlebihan. "Kita batasi agar distribusi merata dan tidak terjadi kelangkaan di masyarakat," jelasnya.

Disperindag Kepulauan Meranti memastikan akan terus memantau ketersediaan dan harga MinyaKita di pasaran agar distribusi tetap berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Editor : Rinaldi
#harga sesuai het #pasokan tersendat #Minyak Kita