Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Empat Kuota Beasiswa ADIK untuk Meranti Tak Terisi, Berikut Penyebabnya

Wira Saputra • Jumat, 22 Mei 2026 | 18:36 WIB
Ilustrasi beasiswa. (Jawapos.com)
Ilustrasi beasiswa. (Jawapos.com)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Empat kuota Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) Tahun 2026 untuk Kabupaten Kepulauan Meranti dipastikan tidak terisi. Penyebabnya, sebagian pendaftar tidak memenuhi syarat domisili khusus yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Dari total 20 kuota yang tersedia bagi pelajar Meranti, hanya 16 siswa yang dinyatakan memenuhi syarat dan lolos seleksi administrasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kepulauan Meranti.

Sekretaris Disdikbud Kepulauan Meranti, Raja Yusran, mengatakan proses seleksi dilakukan setelah penutupan pendaftaran pada 15 Mei 2026 lalu. Dari 28 berkas yang masuk, sebanyak 12 peserta dinyatakan tidak memenuhi kriteria penerima program.

Baca Juga: Berhasil Salurkan Dana DAK dan DD Tepat Waktu, Kuansing Diganjar Penghargaan oleh KPPN

“Dari 28 siswa yang mendaftar, sebanyak 12 tidak memenuhi syarat. Yang berhak menerima hanya 16 anak dari daerah khusus yang telah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 160/P/2021,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).

Menurutnya, syarat utama penerima beasiswa ADIK adalah berasal dari desa-desa kategori daerah khusus atau wilayah 3T yang telah ditetapkan pemerintah. Karena itu, kuota yang tersisa tidak bisa diisi oleh peserta dari luar wilayah tersebut.

“Hanya 16 yang memenuhi syarat, jadi tidak mungkin kita paksakan empat anak lagi dari domisili di luar ketentuan. Artinya, dengan 20 kuota yang dibuka, hanya 16 yang berhak,” jelasnya.

Baca Juga: Sapi Kurban Presiden Tiba di Meranti, Bobotnya Hampir 1 Ton

Program ADIK sendiri merupakan bantuan pendidikan penuh bagi siswa dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Adapun desa-desa di Kepulauan Meranti yang masuk kategori penerima program tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Kecamatan Merbau, Rangsang, Tasik Putri Puyu, Pulau Merbau, Tebingtinggi Timur, hingga Rangsang Pesisir.

Raja Yusran berharap ke depan semakin banyak siswa dari desa-desa wilayah 3T yang dapat memenuhi syarat dan memanfaatkan program tersebut agar tidak ada lagi kuota yang terbuang.

Baca Juga: Hadapi Ancaman El Nino di Wilayah Kampar

“Melalui program beasiswa ini diharapkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia masyarakat di wilayah 3T bisa terus meningkat,” harapnya. (wir)

Editor : M. Erizal
#Afirmasi Pendidikan Tinggi #Beasiswa ADik 3T #kepulauan meranti