SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Isu percepatan pembangunan Jembatan Selat Akar menjadi pesan utama yang disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin saat memimpin upacara hari ulang tahun (HUT) ke-14 Kecamatan Tasik Putripuyu, Jumat (24/7).
Di hadapan masyarakat, Muzamil mengajak seluruh warga mendoakan agar upaya Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar yang sedang berada di Jakarta membuahkan hasil dalam memperjuangkan percepatan pembangunan jembatan yang selama ini menjadi harapan masyarakat Pulau Padang.
Menurutnya, keberadaan Jembatan Selat Akar memiliki arti strategis karena akan meningkatkan konektivitas, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Baca Juga: Meranti Turunkan Target PAD Rp84 M
”Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami mengajak seluruh masyarakat mendoakan agar perjuangan Bupati di Jakarta diberikan kemudahan sehingga pembangunan Jembatan Selat Akar dapat segera terealisasi,” ujar Muzamil.
Ia menyampaikan, momentum HUT Kecamatan Tasik Putri Puyu tidak hanya menjadi ajang perayaan bertambahnya usia daerah, tetapi juga kesempatan memperkuat komitmen bersama dalam mendorong pembangunan.
Baca Juga: Lelang 14 Unit Motor Dinas Pemkab Meranti Laku Rp25,5 Juta, Paket Peralatan Belum Terjual
Muzamil mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah daerah, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, pendidikan, kesehatan hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat terus menjaga persatuan dan mendukung program pembangunan.
Selain menyinggung pembangunan jembatan, Muzamil juga mengingatkan masyarakat agar bijak menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, kritik merupakan bagian dari demokrasi, namun akan lebih bermanfaat jika disampaikan secara santun dan disertai solusi.
Baca Juga: DPP PKB Lantik Asmar sebagai Ketua DPC PKB Kepulauan Meranti Periode 2026–2031
”Tidak ada pemimpin yang menginginkan masyarakatnya hidup susah. Semua ingin daerah ini maju dan masyarakatnya sejahtera. Karena itu kami memohon doa, dukungan, dan kerja sama seluruh masyarakat agar pembangunan bisa terus berjalan,” katanya.
Ia menambahkan, Kabupaten Kepulauan Meranti yang baru berusia 18 tahun bersama Kecamatan Tasik Putri Puyu yang memasuki usia ke-14 masih membutuhkan proses panjang untuk mengejar ketertinggalan pembangunan. Oleh sebab itu, kebersamaan seluruh pihak dinilai menjadi modal penting dalam mempercepat kemajuan daerah.
Menutup sambutannya, Muzamil mengajak masyarakat menjadikan HUT ke-14 Tasik Putri Puyu sebagai momentum memperkuat persatuan dan optimisme membangun daerah.
”Pemimpin boleh berganti, tetapi pembangunan harus terus berlanjut. Mari kita jaga kekompakan, saling mendukung dan saling mendoakan agar Tasik Putri Puyu semakin maju, lestari, dan sejahtera,” tutupnya.(wir)
Editor : Arif Oktafian