SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Persoalan revitalisasi SMAN 1 Tebingtinggi mulai mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti. Dewan mendorong Pemerintah Provinsi Riau tidak sekadar memperjuangkan program tersebut ke pemerintah pusat, tetapi memastikan kebutuhan pendidikan masyarakat Meranti mendapat prioritas dalam agenda pembangunan daerah.
Dorongan itu disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Elvira Nindia saat melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan Provinsi Riau, baru-baru ini. Pertemuan tersebut salah satunya membahas progres pembangunan dan revitalisasi SMAN 1 Tebing Tinggi sekaligus perluasan akses pendidikan bermutu di daerah.
Menurut Elvira, revitalisasi SMAN 1 Tebing Tinggi bukan hanya persoalan pembangunan fisik sekolah. Lebih jauh, proyek tersebut menyangkut pemenuhan hak masyarakat Meranti untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak dan berkualitas.
Baca Juga: Perbaikan Jalan, Pemkab Meranti Usulkan Rp73,1 M ke Pusat
Karena itu, ia menilai Pemprov Riau perlu mengambil posisi lebih kuat dalam memperjuangkan kepentingan pendidikan Meranti kepada pemerintah pusat.
“Kami mengapresiasi komitmen Dinas Pendidikan Provinsi Riau yang terus memperjuangkan revitalisasi SMAN 1 Tebing Tinggi. Tetapi yang kami harapkan bukan hanya proses pengajuan, melainkan ada kepastian kapan pembangunan ini bisa direalisasikan,” ujar Elvira, akhir pekan lalu.
Ia menegaskan, kondisi sarana dan prasarana sekolah menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang proses belajar mengajar. Dengan demikian, pembangunan sekolah di daerah seperti Meranti semestinya tidak kalah prioritas dibandingkan wilayah lain.
Baca Juga: APBD Meranti Terbatas, Rp73,1 Miliar untuk Perbaikan Jalan Rusak Diusulkan ke Pusat
“Kami berharap Pemprov Riau dapat terus mengawal ini sampai ke pemerintah pusat. Jangan sampai masyarakat Meranti hanya menerima janji pembangunan, sementara kepastiannya terus menunggu,” tegasnya.
Dari hasil pertemuan tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Riau menyatakan akan melakukan koordinasi langsung dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk memastikan peluang percepatan revitalisasi SMAN 1 Tebing Tinggi.
Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Riau menyebutkan, pihaknya dijadwalkan menghadiri penandatanganan nota kesepakatan revitalisasi nasional. Momentum tersebut akan dimanfaatkan untuk berkomunikasi langsung dengan Kemendikdasmen, termasuk memastikan apakah revitalisasi SMAN 1 Tebing Tinggi dapat direalisasikan pada tahun ini atau baru masuk program tahun depan.
Baca Juga: Konferensi Pers di Tengah Karhutla 85 Hektare, Polres Meranti Tetapkan Satu Tersangka
Selain mengupayakan dukungan pemerintah pusat, Pemprov Riau juga telah menyiapkan anggaran untuk membantu kebutuhan SMAN 1 Tebingtinggi.
Namun, proses revitalisasi masih menghadapi sejumlah kendala administratif di beberapa satuan pendidikan. Salah satunya berkaitan dengan legalitas serta sertifikat lahan sekolah.
Persoalan kewenangan juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan SMA, SMK dan SLB. Sejak 2017, kewenangan pengelolaan satuan pendidikan menengah tersebut beralih dari pemerintah kabupaten/kota kepada pemerintah provinsi.
Dengan kewenangan yang kini berada di tingkat provinsi, DPRD Meranti berharap Pemprov Riau dapat memastikan pemerataan pembangunan pendidikan hingga ke daerah kepulauan dan wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan infrastruktur.(wir)
Editor : Arif Oktafian