PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Ingin diet dengan cara mengkonsumsi makanan sehat, seperti buahan dan sayuran. Eits, tunggu dulu. Tak semua sayuran efektif untuk program diet lho. Simak ulasan berikut.
Memang, sayuran sering dianggap sebagai pilihan sehat untuk program diet. Namun, perlu diketahui, tidak semua sayuran cocok untuk beberapa jenis diet. Kenapa?
Karena ada sayuran yang memiliki kandungan kalori, karbohidrat, dan juga zat lainnya yang dapat mengganggu proses penurunan berat badan. Demikian dilansir Mayo Clinic, dikutip dari Batampos.jawapos.com.
Baca Juga: Anda Ingin Langsing dan Glowing? 10 Rahasia Diet Ketat ala Selebriti Korea Ini Boleh Juga Dicoba
Apa saja sayuran yang tidak cocok untuk diet?
1. Kentang
Sayuran ini paling umum digunakan dalam berbagai hidangan. Meskipun kentang kaya akan karbohidrat kompleks, namun memiliki indeks glikemik yang tinggi. Sayuran ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan meningkatkan rasa lapar. Mengonsumsi kentang dalam jumlah banyak dapat mengganggu proses pembakaran lemak.
2. Jagung
Baca Juga: Lemak Bawah Perut Bandel Padahal Sudah Diet Ketat, Baca 10 Penyebabnya
Jagung adalah bahan makanan yang sering ditemukan dalam salad atau sebagai lauk. Sayuran ini mengandung banyak karbohidrat. Meskipun memiliki beberapa manfaat nutrisi, kandungan kalorinya cukup tinggi. Dalam jumlah besar, jagung dapat memperlambat penurunan berat badan, terutama pada diet rendah karbohidrat.
3. Kacang Polong
Kacang polong sering dianggap sebagai sayuran. Padahal, secara teknis mereka adalah legum. Meskipun kacang polong kaya akan protein dan serat, tapi harus diketahui juga, ia mengandung kalori dan karbohidrat dalam jumlah yang relatif tinggi. Jika Anda mengikuti diet rendah kalori atau rendah karbohidrat, kacang polong bisa membatasi hasil diet Anda.
4. Wortel
Meskipun wortel kaya akan vitamin A, kandungan gula alami dalam wortel cukup tinggi, yang dapat meningkatkan kalori dalam diet Anda jika dikonsumsi dalam jumlah besar.
5. Buncis
Buncis mengandung kalori dan karbohidrat yang lebih tinggi dibandingkan dengan sayuran non-starch lainnya. Sayur ini dapat memperlambat laju penurunan berat badan, terutama dalam diet ketogenik atau rendah karbohidrat.
Jadi, jika Anda menjalani diet tertentu, terutama yang rendah karbohidrat atau kalori, penting untuk memilih sayuran yang lebih rendah gula dan kalori. Dengan memilih sayuran yang tepat, Anda dapat tetap menikmati manfaat kesehatan tanpa mengorbankan hasil diet.
Editor : RP Eka Gusmadi Putra