RIAUPOS.CO - Sejumlah makanan tertentu jangan dikonsumsi saat minum obat. Hal ini harus jadi perhatian karena dapat timbulkan risiko efek samping dan berpengaruh pada efektivitas serta reaksi pada obat.
Sejumlah makanan mengandung zat yang bisa memicu dampak tertentu dengan obat yang diminum sebaiknya dihindari.
Oleh sebab itu, dianjurkan saat minum obat memperhatikan makanan atau minuman apa saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi.
Menurut Penasihat Medis Jennifer Chen dari Rumah Sakit di Singapura, yang dikutip dari gleneagles.com berikut ini beberapa makanan berikut ini tidak boleh dikonsumsi saat minum obat:
1. Olahan susu
Beberapa antibiotik, seperti tetrasiklin dan siprofloksasin, dapat mengikat kalsium dalam produk olahan susu, sehingga mengurangi penyerapan dan efektivitas obat.
Suplemen zat besi juga tidak boleh dikonsumsi bersama produk olahan susu. Sebaiknya hindari mengonsumsi produk olahan susu atau mengonsumsi suplemen kalsium dalam beberapa jam setelah mengonsumsi obat-obatan ini.
2. Makanan berserat tinggi
Makanan berserat tinggi, seperti biji-bijian utuh, kacang-kacangan, serta buah dan sayuran mentah, dapat mengganggu penyerapan obat-obatan tertentu, termasuk beberapa obat tiroid dan antidepresan tertentu.
3. Jeruk bali
Jeruk bali dapat berinteraksi dengan berbagai macam obat, termasuk beberapa statin (obat penurun kolesterol), obat tekanan darah tertentu, dan beberapa obat anti-kecemasan.
Jeruk bali dapat mengganggu cara obat dipecah dalam tubuh, yang menyebabkan peningkatan kadar obat dalam aliran darah, ini dapat meningkatkan risiko efek samping.
4. Kafein
Kafein dapat memengaruhi proses penyerapan obat dengan mengubah profil pelarutan, mengubah pH gastrointestinal (GI), memengaruhi waktu pengosongan GI, dan menghambat enzim penting.
Banyak obat seperti antidepresan, antipsikotik, obat kardiovaskular (seperti propranolol, verapamil, dan warfarin) dapat diperlambat laju penguraiannya oleh kafein.
Baca Juga: Kericuhan Pertandingan Terakhir Liga 2 di Sidoarjo: Hasil Laga Deltras vs Persibo Bojonegoro Masih Gantung
5. Alkohol
Alkohol dapat berinteraksi dengan banyak obat, termasuk obat pereda nyeri, obat penenang, dan beberapa antidepresan.
Alkohol dapat memperkuat efek obat penenang dari beberapa obat, yang menyebabkan peningkatan rasa kantuk, pusing atau gangguan koordinasi.
Sebaiknya hindari alkohol atau batasi asupan Anda saat mengonsumsi obat.
Demikian informasi terkait makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari saat minum obat, semoga bermanfaat.
Sumber: Jawapos.com
Editor : M. Erizal