Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pilih Susu Sapi, Kedelai, Almond, atau Oat? Kebutuhan Tiap Orang Berbeda, Simak Penjelasan Dokter

Redaksi • Selasa, 7 Oktober 2025 | 08:25 WIB
Ilustrasi susu
Ilustrasi susu

RIAUPOS.CO - Bingung memilih susu di tengah beragamnya pilihan? Banyak susu yang ditawarkan produsen, mulai dari susu sapi, kedelai, almond, hingga oat. Masing-masing memiliki keunggulan dan manfaatnya sendiri bagi tubuh.

Dilansir dari laman YouTube Ini Kata Dokter, tidak ada satu jenis susu yang paling sempurna, karena kebutuhan setiap orang bisa berbeda tergantung kondisi tubuh dan gaya hidupnya.

Secara biologis, susu adalah cairan yang diproduksi oleh mamalia untuk memberi makan anaknya. Namun, dalam dunia modern, istilah “susu” juga disematkan pada minuman nabati seperti susu kedelai, almond, oat, hingga beras karena memiliki warna, tekstur, dan fungsi yang mirip.

Baca Juga: Beredar Link 8 Menit Bukti Perselingkuhan Istri TNI dengan Junior Suami, Hati-hati Jebakan! Skandal di Batalyon 725/Woroagi Kendari

Meskipun bukan “susu” dalam arti sebenarnya, minuman nabati kini semakin populer karena alasan kesehatan maupun gaya hidup.

Menariknya, setiap jenis susu memiliki kandungan dan manfaat yang berbeda. Ada yang tinggi protein, ada pula yang lebih cocok untuk penderita intoleransi laktosa.

Untuk memahami lebih dalam, berikut penjelasan lengkap mengenai kelebihan dan kekurangan berbagai jenis susu yang beredar di pasaran.

Baca Juga: Genie, Make A Wish Curi Perhatian Publik, Pertemuan Kim Woo Bin dan Suzy dalam Cerita Seribu Satu Malam Ala Korea

Susu Sapi

Susu sapi mengandung protein dan kalsium yang tinggi meski tidak semua orang cocok mengonsumsinya.

Susu sapi memiliki kandungan gizinya yang lengkap. Di dalamnya terdapat protein, kalsium, fosfor, dan vitamin B12 yang penting bagi pertumbuhan tulang dan otot. Kandungan proteinnya juga membantu memperbaiki jaringan tubuh dan menjaga massa otot tetap kuat.

Namun, tidak semua orang cocok mengonsumsi susu sapi. Sebagian orang mengalami intoleransi laktosa, yaitu ketidakmampuan tubuh mencerna gula alami dalam susu. Kondisi ini dapat menyebabkan perut kembung, nyeri, dan diare ringan. Untungnya, kini sudah banyak tersedia susu sapi bebas laktosa yang lebih mudah dicerna oleh tubuh.

Baca Juga: Pemain Muda Persikad Bil'asqan Gegar Otak setelah Duel Udara, Bek PSPS Pekanbaru Jeferson Sousa Terancam Sanksi?

Susu Kedelai

Susu kedelai dikenal sebagai pengganti susu sapi yang paling seimbang secara nutrisi. Kandungan proteinnya hampir sama, dan biasanya sudah difortifikasi dengan kalsium serta vitamin D untuk menjaga kekuatan tulang.

Selain itu, susu kedelai tidak mengandung kolesterol dan rendah lemak jenuh, sehingga aman bagi jantung.

Minuman ini sangat cocok untuk mereka yang tidak mengonsumsi produk hewani, seperti vegetarian atau vegan. Namun, beberapa orang mungkin memiliki alergi terhadap kedelai, sehingga tetap perlu berhati-hati dalam memilih.

Baca Juga: Sekolah Terbakar, Siswa Tetap Belajar! DPRD Riau Turun ke Meranti Janji Rehabilitasi SMAN 1 Tebingtinggi

Susu Oat

Susu oat memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang netral, membuatnya populer sebagai campuran kopi atau smoothie. Kandungan serat larut betaglukan dalam oat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menjaga kesehatan jantung.


Kelemahannya, kandungan protein susu oat tidak setinggi susu sapi atau kedelai. Meski begitu, susu ini bisa menjadi pilihan ideal bagi mereka yang ingin minuman nabati dengan serat tinggi, terutama bagi penderita kolesterol tinggi atau yang memiliki sistem pencernaan sensitif.

Susu Almond

Susu almond terkenal karena kandungan kalorinya yang rendah, sehingga sering digunakan dalam program diet atau untuk campuran minuman ringan seperti kopi. Lemaknya sebagian besar adalah lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung.

Baca Juga: Rekam Jejak Calon Sekda Meranti Dibedah Jelang Masuki Penentuan Tiga Besar oleh Pansel

Namun, di balik keunggulannya, susu almond memiliki kelemahan, yaitu kandungan proteinnya yang sangat rendah. Selain itu, beberapa produk di pasaran mengandung tambahan gula atau perisa. Karena itu, pastikan memilih susu almond tanpa gula tambahan agar tetap sehat.

Susu Beras

Susu beras menjadi alternatif bagi orang yang memiliki alergi kompleks terhadap susu sapi, kedelai, maupun kacang-kacangan. Rasanya ringan, sedikit manis alami, dan mudah dicerna. Namun, susu ini memiliki kandungan karbohidrat tinggi dengan protein yang sangat sedikit.

Karena nilai nutrisinya tidak seimbang, susu beras sebaiknya tidak dijadikan sumber utama nutrisi, terutama untuk anak-anak dan lansia. Bagi yang ingin mengonsumsinya secara rutin, pastikan memilih susu beras yang sudah difortifikasi dengan kalsium, vitamin D3, dan B12.

Baca Juga: Sempat Terhenti karena Urusan Teknis dan Pergantian Akun, Kini SPPG MBG Tebingtinggi Kembali Pulih

Banyak jenis susu nabati yang secara alami tidak mengandung nutrisi penting seperti kalsium atau vitamin B12. Oleh karena itu, sangat penting untuk membaca label kemasan dengan cermat. Pilih susu yang sudah ditambahkan nutrisi esensial agar manfaatnya tetap seimbang dengan susu hewani.

Hal ini terutama penting bagi mereka yang tidak mengonsumsi produk hewani sama sekali. Susu nabati yang difortifikasi dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian tanpa harus mengandalkan sumber protein dari daging atau telur.

Pada akhirnya, tidak ada satu jenis susu yang paling baik untuk semua orang. Pilihan terbaik tergantung pada kebutuhan tubuh, kondisi kesehatan, dan preferensi gaya hidup masing-masing.

Editor : M. Erizal
#susu sapi #susu almond #susu #susu oat #susu kedelai