Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Batasi Makan Mie Instan Pakai Nasi, Jika Terlalu Sering Dapat Mengancam Kesehatan Tubuh

Redaksi • Selasa, 23 Desember 2025 | 10:55 WIB
Ilustrasi mie instan dan nasi putih
Ilustrasi mie instan dan nasi putih

RIAUPOS.CO - Mie instan kerap dianggap sebagai pilihan makanan yang kurang sehat karena mengandung karbohidrat, lemak, dan natrium dalam jumlah tinggi. Sementara kadar zat yang bermanfaat seperti protein, serat, dan vitaminnya justru relatif rendah.

Terlebih lagi kebiasaan sebagian masyarakat Indonesia yang mengonsumsi mie instan bersama dengan nasi. Dikutip dari Halodoc, berikut adalah lima risiko kesehatan yang mengintai akibat kebiasaan mencampur mie instan dengan nasi:

1. Risiko Terkena Diabetes

Mengonsumsi mie instan yang dipadukan dengan nasi dapat menyumbang sekitar 750 kalori hanya dari karbohidrat, sehingga kurang baik bagi kesehatan.

Asupan karbohidrat yang berlebihan akan dipecah menjadi gula dan memicu peningkatan hormon insulin. Jika jumlah gula terlalu banyak, kerja insulin menjadi tidak optimal, yang pada akhirnya dapat meningkatkan risiko terjadinya diabetes.

2. Konsumsi Karbohidrat Berlebih

Mie dan nasi sama-sama mengandung karbohidrat yang tinggi, sehingga ketika kamu mengonsumsinya keduanya akan menimbulkan rasa kenyang lebih cepat. Dampaknya, asupan zat gizi penting selain karbohidrat, seperti protein, lemak, serta mineral, menjadi kurang terpenuhi.

3. Mengganggu Saluran Pencernaan

Pada sebagian orang, konsumsi mie instan secara berlebihan dapat memicu gangguan pada saluran pencernaan. Keluhan yang sering muncul antara lain rasa perih di lambung dan diare. Mengingat tubuh membutuhkan waktu hingga sekitar dua hari untuk mencerna produk makanan instan seperti mie.

Kebiasaan mengonsumsinya setiap hari secara terus-menerus berpotensi menimbulkan dampak yang merugikan bagi kesehatan. Oleh karena itu, jika dikonsumsi secara berlebihan, mie instan dapat meningkatkan berbagai risiko dan dampak buruk bagi kesehatan.

4. Memicu Kondisi Obesitas

Kebiasaan mengonsumsi mie instan yang dicampur nasi secara berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas. Hal ini terjadi akibat asupan karbohidrat yang terlalu tinggi dan kemudian diubah menjadi lemak.

Jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup, penumpukan lemak akan memicu kenaikan berat badan. Kondisi berat badan berlebih ini diketahui berperan besar dalam meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, seperti diabetes, penyakit jantung, dan obstructive sleep apnea.

5. Menyebabkan Tekanan Darah Tinggi

Mie instan mengandung bahan tambahan pangan berupa monosodium glutamat (MSG) yang berfungsi untuk memperkuat rasa. Konsumsi zat ini secara berlebihan dapat berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah.

Meskipun mie instan mudah dimasak dan cepat disajikan hanya dengan cara diseduh atau dimasak singkat menggunakan air panas, dan harganya tergolong murah, batasi konsumsi agar tidak menyebabkan masalah kesehatan.

Editor : M. Erizal
#risiko kesehatan #makan mie instan pakai nasi #mie instan