Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Gejala Awal Penyakit Ginjal Bisa Diketahui dari Wajah dan Leher, Jangan Diabaikan, Segera Hubungi Dokter

Redaksi • Kamis, 12 Maret 2026 | 16:14 WIB

ilustrasi gejala penyakit ginjal di wajah.
ilustrasi gejala penyakit ginjal di wajah.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Kerusakan ginjal sering kali tidak kita disadari sampai sudah sangat parah. Padahal ginjal disebut sebagai penyaring alami tubuh, yang berfungsi membuang produk limbah, mengatur cairan, dan mengelola mineral yang dibutuhkan.

Mengetahui kerusakan ginjal, tubuh pun memberi tanda-tandanya. Namun tanda-tanda ini sering kali diabaikan. Padahal leher dan wajah dapat menunjukkan beberapa tanda peringatan awal penyakit ginjal. Jika tubuh telah memberi tanda, sebaiknya segera pergi ke dokter.

Dilansir dari English jagran, berikut enam gejala penyakit ginjal pada wajah dan leher.

1. Pembengkakan vena leher
Pada penyakit ginjal stadium lanjut, di mana penumpukan cairan sangat parah, hal itu juga akan memengaruhi jantung. Ini menyebabkan tekanan kerja yang lebih besar pada jantung, yang berujung pada gagal jantung. Dalam skenario tersebut, Anda dapat melihat vena jugularis, yang terletak di leher, menjadi melebar.

2. Pembengkakan wajah
Ini adalah salah satu tanda paling awal yang dapat diperhatikan, karena penumpukan cairan di wajah, pembengkakan tampak lebih jelas di pagi hari, terutama di daerah kelopak mata bawah. Seiring perkembangan penyakit, pembengkakan dapat terjadi di kaki, tungkai, dan tangan.

3. Pusing
Saat racun menumpuk, racun tersebut dapat memengaruhi otak. Kadar hemoglobin yang rendah juga dapat memengaruhi otak dengan mengurangi pasokan oksigen, yang semuanya menyebabkan kepala terasa berkabut, pusing, dan kelelahan yang ekstrem.

4. Perubahan warna kulit
Saat ginjal rusak, produk limbah mulai menumpuk, yang menyebabkan perubahan warna kulit dari pucat menjadi keabu-abuan, dan area kulit yang menghitam. Kuku berubah seperti setengah-setengah (bagian atas berwarna putih dan bagian bawah berwarna coklat kemerahan).

5. Napas bau
Seiring perkembangan kerusakan ginjal, terjadi penumpukan produk limbah seperti urea dan kreatinin, yang mengakibatkan bau mulut tidak sedap dan rasa logam di mulut.

6. Kulit gatal dan kering
Penyakit ginjal stadium lanjut menyebabkan penumpukan urea dan mineral lainnya, yang menyebabkan iritasi pada ujung saraf di kulit sehingga menimbulkan rasa gatal. Ini mengakibatkan kemerahan, ruam, dan kulit kering.

Sumber: Jawapos.com

Editor : Rinaldi
#wajah dan leher #penyakit ginjal #gejala awal