RIAUPOS.CO - Jangan sampai tersiksa gara-gara mengalami cantengan. Cantengan adalah kondisi kuku yang tumbuh ke dalam kulit. Cantengan biasanya dipicu oleh kondisi kuku yang lembab dan lunak.
Selain menyiksa, cantengan membuat kulit rentan dimasuki oleh bakteri dan rentan terkena infeksi. Pada kondisi yang parah, cantengan bisa mengeluarkan cairan berupa nanah.
Cantengan seringkali disebabkan oleh kebiasaan yang jarang disadari, seperti pemasangan kuku palsu yang terlalu lama.
Baca Juga: Ada Dua Opsi Lokasi Pembangunan Islamic Center Inhu, Sejumlah Pihak Dukung di Terminal Gerbang Sari
Sangat penting untuk merawat kuku dengan baik agar tetap bersih dan terhindar dari bakteri serta kotoran yang dapat memicu terjadinya cantengan. Apa saja? Simak berikut ini:
1. Menghindari cedera pada kuku
Merawat kuku dengan menjaganya dari trauma yang bisa mengakibatkan cedera pada kuku tangan dan kaki.
Cedera pada bagian kuku seperti terbentur, terjepit, atau tekanan bisa merusak kuku dan jaringan di sekitarnya. Kondisi ini lebih mudah membuat kuku anda tumbuh ke dalam dan menyebabkan cantengan.
2. Hindari memotong kuku terlalu pendek
Jangan memotong kuku terlalu pendek. Kuku yang dipotong sangat pendek bisa tumbuh ke dalam kulit. Hal inilah yang memicu cantengan dan rasa nyeri. Sebaiknya potong kuku dengan menyisakan sedikit di bagian ujungnya.
Baca Juga: Manasik Haji Tuntas Dilaksanakan, JCH Kuansing Siap Berangkat ke Tanah Suci
3. Hindari kebiasaan mencungkil kulit
Kebiasaan mengigit kuku tangan atau mencungkil kulit di sekitaran tepi kuku, dapat membuka jalan untuk bakteri dan jamur.
Sehingga kuku anda bisa terinfeksi dan terjangkit cantengan.
Baca Juga: PSPS Pekanbaru Sukses Bungkam Persikad Depok 3-1
4. Hindari memakai kuku palsu terlalu lama
Penggunaan kuku palsu bisa menjebak kotoran dan bakteri di dalam. Kuku palsu menjadi tempat berkembangnya bakteri dan jamur yang menginfeksi kuku sehingga menjadi cantengan.
5. Gunakan sarung tangan
Baca Juga: PSPS Pekanbaru Balikkan Keadaan, Unggul 2-1 atas Persikad Depok di Babak Pertama
Saat anda bekerja di lingkungan yang penuh air, gunakan pelindung berupa sarung tangan lateks atau sepatu anti air. Paparan air terus menerus dapat membuat kuku menjadi lembab dan lebih rentan terinfeksi.
6. Keringkan tangan dan kaki
Setiap kali selesai mencuci tangan atau membasuh kaki, sangat penting untuk menjaga area kaki dan tangan supaya tetap kering. Kondisi bagian tubuh yang lembab dapat menyebabkan berkembangnya mikroorganisme yang bisa menyebabkan infeksi, yang memicu cantengan muncul pada kuku.
Baca Juga: Warga 6 Kecamatan di Rohul Harus Cetak KTP di Kantor Disdukcapil dan UPTD Terdekat, Ini Alasannya
Meski ringan, cantengan selain membuat tidak nyaman juga berbahaya bagi penderita penyakit tertentu seperti diabetes. Pada penderita kencing manis, cantengan bisa berbahaya karena dapat menyebabkan infeksi yang parah dan bisa diamputasi.
Menurut informasi dari laman keslan.kemkes.go.id penanganan cantengan ini dapat dilakukan dengan prosedur bedah dan nonbedah. Salah satu cara nonbedah adalah dengan mengatasi infeksi jamur di dalamnya.
Sementara itu, untuk tindakan bedah dilakukan dengan operasi kecil untuk memperbaiki tumbuhnya kuku.
Baca Juga: Diikuti 12 Daerah, Kejurda Futsal Piala Gubri 2026 Digelar di GOR Tribuana Pekanbaru
Oleh sebab itu, untuk mencegah centengan, selalu rawat kuku dengan baik dan perhatikan kebersihan agar kulit kuku sehat dan tidak mudah infeksi.
Editor : M. Erizal