RIAUPOS.CO - Makanan tertentu ternyata bisa memicu migrain. Migrain adalah kondisi sakit kepala yang terasa seperti berdenyut, sakitnya umumnya terasa pada satu sisi kepala saja.
Saat terserang migrain sangat menyiksa bagi penderitanya. Makanan yang sering dikonsumsi sehari-hari bisa jadi pemicunya.
Makanan yang mengandung tiramin, MSG, nitrat, dan berbagai zat lainnya terbukti memiliki hubungan langsung dengan munculnya serangan sakit kepala yang parah.
Apa saja makanan tersebut? Berikut delapan diantaranya yang berpotensi memicu migrain dan sakit kepala hebat bagi mereka yang rentan terhadap kondisi ini, seperti dilansir dari laman YourTango:
1. Pisang dan alpukat yang terlalu matang
Buah pisang dan alpukat memang bergizi, namun dalam kondisi terlalu matang dan mulai menghitam, kadar tiramin di dalamnya meningkat.
Baca Juga: Mengeluh Akibat Kenaikan BBM Nonsubsidi, Warga Inhu Berpotensi Beralih ke Jenis Pertalite
Penelitian dalam European Neuropsychopharmacology menjelaskan bahwa tiramin dapat memicu migrain dengan cara memicu pelepasan norepinefrin yang menyebabkan pembuluh darah menyempit lalu melebar.
Menghindari konsumsi pisang dan alpukat yang sudah terlalu matang merupakan langkah pencegahan sederhana yang bisa membantu mengurangi risiko serangan migrain.
Baca Juga: Antrean BBM di SBPU Pulau Bengkalis Kembali Mengular
2. Roti yang baru dipanggang
Produk ragi yang baru dipanggang seperti roti, bagel, dan donat masih panas bisa menjadi pemicu sakit kepala bagi sebagian orang yang sensitif. Bukanlah semua jenis roti yang perlu dihindari, melainkan khusus produk yang baru keluar dari oven dan belum sempat mendingin sama sekali.
Solusi sederhana yang bisa dicoba adalah membekukan roti terlebih dahulu sebelum dikonsumsi agar proses fermentasi aktif dalam roti sudah terhenti.
Baca Juga: Selvi Gibran Ajak Masyarakat Sukseskan Program Imunisasi
3. MSG
MSG atau monosodium glutamat adalah bahan tambahan makanan yang dikenal luas sebagai salah satu pemicu sakit kepala paling umum pada orang yang sensitif.
Zat ini tidak hanya ditemukan dalam masakan Asia, tetapi juga tersembunyi dalam sup kemasan, keripik, dan makanan siap saji dengan nama-nama yang tidak familiar.
Baca Juga: Harga Pertamax Naik, Antrean Kendaraan Jalur Pertalite Mengular di SPBU
Studi tahun 2024 merekomendasikan pencatatan makanan harian sebagai cara efektif untuk mengidentifikasi apakah MSG adalah salah satu pemicu migrain pada seseorang.
4. Buah-buahan sitrus
Buah sitrus yang sangat asam seperti jeruk dan grapefruit bisa memicu sakit kepala yang berdenyut baik dikonsumsi langsung maupun dalam bentuk jus.
Baca Juga: Truk Penyapu Per Unit Rp4 M Milik DLH Siak, Parkir di Workshop, Lama Tak Digunakan
Porsi yang dikonsumsi ternyata sangat berpengaruh karena segelas penuh jus jeruk berpotensi memicu migrain sementara beberapa iris jeruk mungkin tidak menimbulkan masalah.
5. Daging olahan yang diawetkan dengan nitrat
Daging yang diawetkan dengan nitrat seperti hot dog, salami, dan bacon dikenal luas sebagai pemicu sakit kepala yang cukup signifikan pada orang yang rentan.
Studi dalam The Lancet menemukan bahwa natrium nitrit memicu sakit kepala pada delapan dari tiga belas orang yang mengonsumsinya dalam kondisi terkontrol.
Nitric oxide yang dihasilkan dari nitrat bekerja dengan melebarkan pembuluh darah di otak dan mengaktifkan jalur trigeminovaskular yang terlibat langsung dalam rasa sakit migrain.
6. Tomat dan saus tomat
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi, BPBD Kampar Minta Warga Tetap Waspada
Tomat secara alami mengandung glutamat bebas yang memiliki efek serupa dengan MSG dan bisa menjadi pemicu migrain pada orang yang sensitif terhadap zat ini.
Saus tomat yang dimasak dengan jumlah besar mengkonsentrasikan kandungan glutamat alami sehingga berpotensi lebih kuat memicu sakit kepala dibandingkan tomat segar.
Menggunakan saus tomat dalam jumlah yang lebih sedikit atau menakar porsinya dengan hati-hati bisa membantu mengurangi risiko serangan migrain yang dipicu oleh makanan ini.
7. Aspartam dalam produk bebas gula
Aspartam, pemanis buatan yang juga dikenal sebagai NutraSweet dan Equal, diketahui bisa memicu sakit kepala pada individu yang rentan terhadap migrain.
Studi tahun 2017 menunjukkan korelasi antara konsumsi aspartam dalam jumlah tinggi dengan peningkatan frekuensi sakit kepala, meskipun mekanisme pastinya belum sepenuhnya dipahami.
Baca Juga: Hari Pertama SPMB Riau, 40.150 Calon Siswa Sudah Pilih Sekolah
Aspartam diduga memengaruhi kadar serotonin dan dopamin di otak sehingga membuat otak lebih rentan terhadap serangan migrain pada orang-orang yang memiliki kepekaan tertentu.
8. Bawang mentah
Bawang mentah adalah pemicu migrain yang kurang dikenal namun cukup signifikan pengaruhnya pada sebagian orang yang memiliki kepekaan terhadap makanan tertentu.
Baca Juga: Wahid Ganti Kabid PUPR Riau Tanpa Koordinasi dengan Kepala Dinas, JPU Sebut Penyalahgunaan Kekuasaan
Bawang yang sudah dimasak umumnya tidak memiliki efek yang sama. Dokter Buchholz menyarankan penggunaan bawang merah kecil atau shallot sebagai pengganti yang lebih aman bagi mereka yang ingin menghindari bawang mentah sepenuhnya.
Mengenali makanan pemicu migrain secara spesifik adalah langkah paling efektif yang bisa dilakukan untuk mengurangi frekuensi dan intensitas serangan yang terjadi.
Editor : M. Erizal