Akupunktur medik kini menjadi salah satu pilihan terapi pendamping yang semakin banyak dilirik oleh pasangan yang sedang menjalani program kehamilan, termasuk di RS Awal Bros Sudirman Pekanbaru. Berbeda dengan akupunktur tradisional yang berpijak pada konsep Qi, Yin-Yang, dan meridian, akupunktur medik merupakan cabang ilmu kedokteran modern yang menggunakan stimulasi jarum steril sekali pakai pada titik-titik tubuh berdasarkan ilmu anatomi, fisiologi, neurofisiologi, dan prinsip Evidence-Based Medicine. Di Indonesia, layanan ini mulai berkembang sejak 1965 di RSCM dan resmi menjadi bagian pendidikan kedokteran spesialis melalui Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada 2011, sehingga saat ini dapat ditangani oleh dokter umum bersertifikasi maupun dokter spesialis akupunktur medik.
Menurut dr. Rinesia Dwiputri, M.Biomed, SpAk, AIFO-K, Dokter Spesialis Akupunktur Medik RS Awal Bros Sudirman Pekanbaru, penerapan akupunktur dalam dunia reproduksi mulai berkembang pesat sejak tahun 2000-an, khususnya pada pasien yang menjalani program bayi tabung atau in vitro fertilization. Sejumlah uji klinis, systematic review, dan meta-analisis menunjukkan akupunktur medik dapat membantu mengoptimalkan kondisi reproduksi pada pasien dengan indikasi yang sesuai. Salah satu meta-analisis tahun 2023 bahkan mencatat pasien program IVF yang mendapatkan terapi akupunktur memiliki angka kehamilan klinis sekitar 43,6 persen, dibandingkan 33,2 persen pada kelompok tanpa terapi akupunktur, meski hasil ini tetap bergantung pada kondisi dan indikasi masing-masing pasien.
Secara mekanisme, stimulasi jarum akupunktur merangsang ujung saraf yang diteruskan ke sistem saraf pusat sehingga memengaruhi sistem reproduksi. Pada wanita, terapi ini membantu meningkatkan aliran darah ke ovarium dan endometrium, mendukung poros hipotalamus-hipofisis-ovarium untuk pematangan folikel dan keseimbangan hormon, serta melepaskan endorfin yang menurunkan stres dan kecemasan selama menjalani promil, selain itu akupunktur juga membantu mengatasi masalah berat badan berlebih. Pada pasien IVF, akupunktur dapat membantu meningkatkan reseptivitas endometrium dan mengurangi kontraktilitas rahim menjelang transfer embrio. Manfaatnya tidak berhenti pada wanita; sejumlah penelitian menunjukkan terapi ini turut membantu memperbaiki motilitas, jumlah, dan kualitas sperma pada sebagian pasien dengan gangguan fertilitas pria.
Baca Juga: Sering Menahan Buang Air Kecil dan Kurang Minum Air Putih Bisa Sebabkan Sakit Ginjal
Akupunktur medik dapat dipertimbangkan bagi pasangan yang telah menjalani program kehamilan namun belum berhasil, wanita dengan gangguan ovulasi, PCOS, endometriosis ringan hingga sedang, unexplained infertility, maupun pasien yang tengah menjalani inseminasi atau bayi tabung. Prosedurnya diawali dengan konsultasi untuk memahami penyebab infertilitas dan riwayat kesehatan pasien, sebelum dokter menentukan titik-titik akupunktur yang sesuai. Terapi berlangsung selama 30 menit dengan jarum halus dan steril sekali pakai, umumnya hanya menimbulkan sensasi ringan seperti pegal, hangat, atau kesemutan sebagai respons normal stimulasi saraf, dan tergolong aman bila dilakukan oleh tenaga medis kompeten.
Baca Juga: Sudah 35.910 Masyarakat Riau Terpapar ISPA1 Titik Panas Terdeteksi, Asap Kiriman Masih Menyelimuti
Jumlah sesi terapi bervariasi tergantung usia, penyebab infertilitas, dan program yang dijalani pasien, namun umumnya dilakukan dua kali per minggu selama dua hingga tiga bulan sebelum dievaluasi kembali. Pada pasien IVF, terapi biasanya dimulai sejak tahap persiapan sebelum stimulasi ovarium dan berlanjut hingga fase luteal setelah transfer embrio.
Untuk menangani kasus infertilitas ini, dokter spesialis akupunktur medik bekerja sama dengan dokter spesialis lain seperti dokter obgyn dan dokter gizi klinis sehingga memberikan hasil yang optimal.
Dr. Rinesia mengingatkan pasangan yang sedang menjalani promil untuk melakukan evaluasi medis sedini mungkin, menjaga gaya hidup sehat, serta membangun komunikasi yang baik dengan pasangan dan tim dokter agar peluang mewujudkan kehamilan yang sehat semakin optimal. Layanan konsultasi akupunktur medik untuk program kehamilan ini tersedia di RS Awal Bros Sudirman Pekanbaru.**
Oleh : dr. Rinesia Dwiputri, M. Biomed, Sp.Ak, AIFO-K
Editor : Bayu Saputra