Pemerintah Harus Perkuat Pencegahan HIV/AIDS

Hendrawan Kariman • Dipublikasikan Rabu, 4 November 2026 | 10:14 WIB
Aidhil Nur Putra. (jpg)
Aidhil Nur Putra. (jpg)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Data pende­rita HIV/AIDS di Riau, terutama di Kota Pekanbaru masih tinggi dan mengkhawatirkan. Pemerintah diminta mengambil langkah konkrit untuk memperkuat pencegahan penularannya.

Permasalahan ini mendapat perhatian serius dari  Fraksi Nasdem DPRD Kota Pekanbaru yang mengingatkan Pemerintah Kota (Pemko) untuk segera mengambil tindakan.

Ketua Fraksi Nasdem Aidhil Nur Putra mengatakan, data yang ia dapat, saat ini angka kasus HIV/AIDS di Kota Pekanbaru mencapai 5.006 kasus. Ia merasa makin khawatir karena 552 pengidap diantara angka itu sudah meninggal dunia pada tahun ini.

Baca Juga: Kerap Diabaikan, Ini 6 Kebiasaan Buruk yang Berpotensi Mengganggu Kesehatan Ginjal

“Kasus HIV/AIDS di Kota Pekanbaru sudah mulai banyak. Ada yang rawat jalan, dan bahkan banyak juga yang meninggal dunia. Tentu ini mengkhawatirkan penyebaran kasusnya,” ujar Aidhil.

Aidhil menekankan, langkah pencegahan harus segera diambil. Salah satunya penindakan terhadap tempat dan fasilitas prostitusi. Penindakan bisa penutupan atau pengawasan ketat terhadap pengelolanya.

“Salah satu upaya, Pemko Pekanbaru melalui dinas terkaitnya dapat segera menindak fasilitas yang diduga menjadi tempat prostitusi. Misalnya panti pijat, hotel-hotel kelas melati, atau kos-kosan yang memperbolehkan pasangan tanpa ikatan pernikahan,” ujarnya.

Baca Juga: Tak Disangka! 6 Minuman Ini Punya Kandungan Kalium Lebih Tinggi daripada Pisang

Aidhil mendengar, ada banyak tempat prostitusi berkedok panti pijat beroperasi di Kota Pekanbaru. Begitu juga dengan hotel kelas melati, dengan harga yang tergolong murah namun minim pengawasan.

“Keberadaan kos-kosan yang memperbolehkan pasangan tanpa ikatan pernikahan tinggal dalam satu tempat juga ada. Kalau seperti ini bisa disalahgunakan, bisa aja menjadi tempat kumpul kebo yang berujung ke prostitusi juga,” tegasnya.

Anggota Komisi I ini mendesak agar penertiban ini dapat segera dilakukan Pemko Pekanbaru. Bahkan, ia akan membawa Komisi I DPRD Pekanbaru untuk turun langsung menertibkannya.

Baca Juga: Dapat Menjadi Sumber Protein, Ini Manfaat dan Kandungan Gizi Telur untuk Kesehatan Tubuh

“Komisi I DPRD Pekanbaru siap turun langsung menertibkan, kita akan sidak tempat-tempatnya. Kalau ditemukan tempat yang memfasilitasi prostitusi, kita bersedia untuk mengkaji temuannya, apa perlu kita rekomendasi penutupannya,” ucapnya.(end)

 

Editor : Bayu Saputra
HIV Pekanbaru Kasus HIV/AIDS Riau hiv/aids