TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Dalam beberapa waktu ke depan, kepala desa se-Kuansing mendapatkan kendaraan dinas baru. Kendaraan dinas baru itu berupa sepeda motor Beat.
Sehingga, kendaraan dinas lama yang sudah dipakai beberapa tahun yang lalu akan dikembalikan ke Pemerintah Daerah. Informasi yang didapat Riaupos.co dari berbagai sumber menyebutkan bahwa kendaraan dinas roda dua yang lama tersebut akan dilakukan pelelangan.
Menanggapi hal itu, salah seorang perwakilan Forum Kepala Deda Kuansing, Herlianto meminta kepada Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby Ak MM untuk melakukan pelelangan intrernal khusus kepada kepala desa.
"Alasan kami, kendaraan operasional yang akan diterima itu jenisnya motor matic. Sehingga tenaganya sudah pasti kurang dari kendaraan lama yang digunakan para kades sekarang. Nah, kami mohon Pak Bupati supaya pelelangan motor kades sekarang ini dikhususkan untuk kepala desa," kata Herlianto, Rabu (22/5/2024).
Herlianto memberi alasan, dengan menggunakan motor matic, dan melihat wilayah desa-desa yang ada di Kuansing dengan kondisi pedesaan yang berbukit-bukit, maka diperlukan juga motor dinas lama.
Menjawab usulan itu, Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby Ak MM kepada Riaupos.co mengatakan bahwa Pemkab Kuansing akan mempertimbangkan usulan dari Forum Kades tersebut.
"Nanti kami pertimbangkan. Yang jelas kami kumpulkan dulu motor dinas lama dulu. Nanti kami akan carikan juga solusinya. Saat ini, tenaga pengajar seperti kepala sekolah juga membutuhkan kendaraan dinas. Nah, kalau bisa, motor itu kami serahkan ke mereka. Begitu juga dengan tenaga kesehatan yang ada di desa-desa," terang Bupati.
Laporan: Mardias Can (Telukkuantan)